Home / Berita / Internasional / Asia / Asosiasi Ombudsman Internasional Usulkan Erdogan Diberi Hadiah Nobel Perdamaian

Asosiasi Ombudsman Internasional Usulkan Erdogan Diberi Hadiah Nobel Perdamaian

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (aa.com.tr)

dakwatuna.com – Istanbul. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, diusulkan untuk diberi hadiah Nobel Perdamaian. Dilansir dari aa.com.tr/ar, Selasa (26/09/2017), usulan ini sebagaimana seruan dari para peserta konferensi internasional Asosiasi Ombudsman (IOA’s).

Para peserta konferensi IOA’s berpendapat, Erdogan layak meraih hadiah Nobel tersebut. Hal ini karena upayanya melawan tatanan dunia yang menghancurkan pihak yang lemah.

Selain itu, mereka juga menganggap Erdogan berperan besar pada aspek kemanusiaan dan berbicara atas nama kaum tertindas.

IOA’s sendiri diketahui menggelar konferensi internasional di Istanbul pada Senin (25/09) kemarin. Konferensi itu sendiri diselenggarakan oleh Inspektorat Jendral Turki.

Konferensi yang mengangkat tema “Rasisme, Xenofobia, dan Ujaran Kebencian” itu, disebut-sebut diikuti oleh perwakilan dari 50 negara. (whc/dakwatuna)

Sumber: Anadolu Ajansi Arabic

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Rusia Dukung Palestina, Erdogan Ucapkan Terima Kasih pada Putin

Organization