Home / Berita / Internasional / Asia / Erdogan: Selama Aku Masih Hidup, Turki Tak Akan Tunduk pada Lembaga Asing

Erdogan: Selama Aku Masih Hidup, Turki Tak Akan Tunduk pada Lembaga Asing

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Anadolu)
dakwatuna.com – Ankara. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menekankan bahwa siapapun tidak ada yang dapat intervensi urusan dalam negeri negaranya. Terutama setelah kebangkitan berhasil diraih pada masa pemerintahan Partai AK, imbuhnya.

“Selama ruh masih di dalam tubuh ini, tidak ada yang bisa menempatkan Turki di bawah tekanan lembaga internasional,” kata Erdogan seperti dikutip dari Anadolu Arabic.

Ia juga menegaskan, “Tidak ada yang bisa menundukkan Turki lagi setelah kita berhasil membangkitkannya di atas kakinya.”

Selain itu, Erdogan menolak tingginya nilai tukar asing terhadap lira murni karena sebab ekonomi.

“Mustahil menafsirkan kenaikan nilai tukar asing seperti ini hanya karena sebab ekonomi saja,” katanya.

“Setiap krisis membawa banyak kesempatan,” imbuh Presiden Turki itu. Ia juga percaya sektor swasta Turki mampu melakukan hal yang diperlukan untuk menghadirkan peluang dalam kondisi saat
ini.
“Kami tidak akan meninggalkan rakyat di bawah belas kasih kelompok opostunis,” tandasnya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Zionis Israel Tak Akui Ijazah Universitas Al-Quds

Organization