Home / Berita / Internasional / Asia / Ribuan Pengungsi Suriah di Turki Mudik Idul Adha

Ribuan Pengungsi Suriah di Turki Mudik Idul Adha

Para pengungsi Suriah di gerbang perbatasan Öncüpınar. (turkpress.co)

dakwatuna.com – Ankara. Gerbang perbatasan, Öncüpınar, tampak lebih ramai dari biasanya, Ahad (27/08/2017). Gerbang yang menghubungkan antara Turki dan Suriah itu, dipenuhi oleh ribuan pengungsi Suriah yang berada di seluruh wilayah Turki.

Para pengungsi Suriah tersebut berniat untuk menghabiskan masa libur Idul Adha di kampung halaman mereka. Beberapa daerah di Suriah, dilaporkan sudah lebih aman setelah dibersihkan dari cengkeraman teroris melalui operasi Perisai Eufrat.

Dilansir dari Turkpress.co, antrian telah memanjang sejak pagi hari. Mereka telah bersiap untuk menjalani proses pemeriksaan keamanan sebagaimana mestinya.

Dilaporkan, sejak tanggal keberangkatan pada 15 Agustus lalu, telah terdaftar 65 ribu pengungsi yang hendak mudik. Jumlah itu termasuk 35 ribu warga yang telah menyeberang ke Suriah terlebih dahulu.

Menurut badan PBB, Turki merupakan negara terbesar di dunia yang menampung para pengungsi. Pengungsi Suriah menjadi yang terbanyak ditampung Turki, yaitu 3 juta orang. (whc/dakwatuna)

Sumber: Turk Press

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Turki Sebut Pencaplokan Tepi Barat untuk Kepentingan Politik Netanyahu

Organization