Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Empat Negara Ini Putuskan Hubungan dengan Qatar

Empat Negara Ini Putuskan Hubungan dengan Qatar

Ilustrasi. (aa.com.tr)

dakwatuna.com – Doha. Empat negara teluk, yaitu Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir mengumumkan pemutusan hubungan dipomatik dengan Qatar, Senin (05/06/2017). Selain itu, keempat negara tersebut juga menutup perbatasan dan wilayah udara mereka dengan Qatar.

Keputusan ini diumumkan melalui pernyataan resmi yang dimuat oleh kantor berita masing-masing negara.

Dalam pernyataan resminya, keempat negara tersebut menuding Qatar telah mendukung teroris dan membiarkannya mengintervensi urusan negara. Tudingan tersebut jelas dibantah oleh Qatar. Bahkan Qatar menyebut keputusan empat negara tersebut, “Prosedur yang tidak dibenarkan dan berdasarkan pada tuduhan yang tidak ada dasar kebenarannya.”

Lebih lanjut, pihak Doha menyebut keputusan itu, “Membidik perwalian negara. Hal itu merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan sebagai sebuah negara dan jelas tidak dapat diterima.”

Berikut cuplikan pernyataan resmi empat negara tersebut yang diumumkan oleh kantor berita masing-masing negara.

Kantor Berita Arab Saudi (SPA) mengatakan, “Kerajaan Saudi menetapkan untuk memutus hubungan diplomatik dan konsuler dengan negara Qatar.”

Bahrain melalui kantor beritanya menyebutkan, “Pemutusan hubungan diplomatik dengan negara Qatar, sebagai upaya untuk menjaga keamanan nasional. Penarikan misi diplomatik Bahrain dari Doha. Serta mempersilahkan utusan diplomatik Qatar untuk meninggalkan Bahrain dalam waktu 48 jam.”

Sementara UEA mengatakan, “Pemutusan hubungan dengan Qatar, termasuk hubungan diplomatik dan mempersilahkan utusan diplomatik Qatar untuk meninggalkan UEA dalam waktu 48 jam.”

Sedangkan Mesir mengumumkan, “Pemutusan hubungan diplomatik dengan negara Qatar.”

Selain itu, keempat negara juga memutuskan penutupan seluruh akses baik darat, laut maupun udara, mencegah transit di wilayahnya, menutup jalur penerbangan dan navigasi perairan teritorial negara tersebut. Alasan itu semua adalah “Untuk menjaga keamanan nasional.” (whc/dakwatuna)

Sumber: Anadolu Ajansı

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Seratusan Pengacara di London Minta Penyelidikan Internasional untuk Kematian Mursi

Figure
Organization