Home / Berita / Internasional / Asia / Perseteruan Qatar dan Rezim Kudeta As-Sisi di KTT Arab

Perseteruan Qatar dan Rezim Kudeta As-Sisi di KTT Arab

Amir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. (arabi21.com)

dakwatuna.com – Amman. Ada peristiwa menarik dari KTT Arab ke-28 yang berlangsung di Yordania pada hari Rabu (29/3/2017) kemarin. Pimpinan kudeta Mesir, As-Sisi serta delegasinya secara mendadak meninggalkan aula pertemuaan di saat pimpinan delegasi Qatar, Syaikh Tamim bin Hamid al-Thani menyampaikan sambutan.

Media Yordania yang meliput jalannya acara hingga KTT selesai melaporkan tidak ada keterangan lebih lanjut dari delegasi Mesir alasan mereka keluar aula ketika pimpinan Qatar menyampaikan sambutan.

Adapun channel TV Mesir yang meliput secara langsung acara tersebut, tiba-tiba menghentikan penayangan mereka sejak awal kali Amir Qatar itu menyampaikan pidato sambutannya.

Bukan rahasia lagi, hubungan diplomatik Mesir dan Qatar memburuk sejak terjadinya kudeta militer 3 Juli 2013 lalu. Pengamat Mesir mengatakan, yang dilakukan As-Sisi adalah bentuk kemarahan secara diplomatik kepada Qatar yang selama ini bersama Turki menentang rezim kudeta di Mesir.

Betul saja, dalam sambutannya Amir Qatar menyindir Mesir, dengan mengajak para pemimpin Arab berbuat bijak tidak mencampur adukkan organisasi politik yang bersifat damai (yang dimaksud adalah Ikhwanul Muslimin) dengan organisasi lainnya yang radikal.

“Apabila kita serius menangani organisasi teroris bersenjata, apakah kemudian menjadi bijak ketika kita memasukkan organisasi yang berseberangan politik dengan kita disamakan dengan teroris? padahal sama sekali mereka tidak melakukan tindakan radikal? Jelas Syaikh Tamim.

Ia kemudian berharap agar hal mencampuradukkan itu tidak lagi dilakukan, sehingga para pemimpin Arab fokus dalam mengatasi terorisme yang bersifat radikal.

Perlu diketahui Ikhwanul Muslimin di Mesir sejak terjadinya kudeta militer dimasukkan oleh rezim As-Sisi ke dalam list teroris, padahal dalam setiap aksi yang mereka gelar selalu dilakukan dengan cara-cara damai namun justru ditanggapi secara keji oleh militer. (msy/dakwatuna)

Redaktur: Muh. Syarief

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Wakil Direktur Studi Informasi Alam Islami (SINAI) Mesir 2008

Lihat Juga

14 Tahun Meninggalnya Yasser Arafat, Mesir Imbau Persatuan Palestina