Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Keterlibatan Iran di Aleppo Ditentang Sebagian Rakyatnya dan Dunia

Keterlibatan Iran di Aleppo Ditentang Sebagian Rakyatnya dan Dunia

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Rezim Asad didukung Iran dan Rusia terus memborbadir kota Aleppo yang dikuasai kubu Oposisi. (bbci.co.uk)

dakwatuna.com – Sikap pro-Assad tidak berlaku secara merata di negara Iran. Sikap resmi pemerintah Iran itu ternyata tidak dianut oleh sebagian warganya.

Pada saat sebuah pertandingan sepak bola berlangsung di Stadion Alghadir, Provinsi Khuzistan, wilayah Iran bagian barat daya, para simpatisan klub sepak bola Foulad Khuzistan, yang sedang bertanding, berunjuk rasa mengecam pembantaian yang sedang gencar dilakukan rezim Assad di Aleppo.

Para simpatisan itu membawa poster-poster bertuliskan “Aleppo menghilang” dan “Kami bersama rakyat Aleppo”. Publik juga meneriakkan slogan-slogan anti Assad.

Sementara itu, stasiun televisi negara Iran menghentikan penyiaran langsung pertandingan sepak bola antara tim tuan rumah Traktor Sazi and tim tamu Sepahan, yang sedang berjalan di kota Tabriz, wilayah barat laut Iran yang mayoritas dihuni warga keturunan Azerbaijan. Siaran dihentikan ketika para simpatisan Traktor Sazi mengumandangkan slogan-slogan pro-Turki.

Secara Diplomasi Iran Menantang Kecaman Inggris terhadap Penyerangan Warga Sipil di Aleppo

Pemerintah Iran secara pro-aktif mendukung penyerangan oleh rezim Assad atas Aleppo. Sedangkan, serangan itu secara nyata tidak mempertimbangkan jatuhnya korban dari kalangan penduduk sipil non-kombatan.

Stasiun televisi Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), hari Sabtu, 18/12/2016, melaporkan tentang dipanggilnya duta besar Inggris di Tehran, untuk kedua kalinya bulan ini, terkait kritik yang dilancarkan oleh Inggris terhadap kegiatan Iran di Suriah.

Sebelumnya, hari Kamis, 15/12/2016, Boris Johnson, Menteri Luar Negeri Inggris, memanggil para duta besar Rusia dan Iran di London dan menyatakan keberatannya yang mendalam atas aksi negara-negara terkait yang berdampak pada penderitaan rakyat Aleppo.

IRIB merilis pernyataan bahwa pejabat pelaksana tugas duta besar Inggris dipanggil oleh Kementerian Luar Negeri Iran untuk menerima pernyataan protes atas sikap dan pandangan pemerintahan Inggris mengenai peran negara Iran dalam krisis Suriah terkini.

Pejabat pelaksana tugas sementara menggantikan duta besar Nicholas Hopton yang saat itu sedang berada di luar negara Iran.

Tehran dan London kini bersitegang sedangkan baru tiga bulan yang lalu mereka memulihkan hubungan diplomatik.

Tiga pekan lalu, Iran memanggil dubes Nicholas untuk mengeluhkan pernyataan Perdana Menteri Theresa May kepada para sekutunya di wilayah Teluk, bahwa Inggris akan membantu untuk menghalau balik aksi-aksi agresif setempat oleh Iran, yang mendukung rezim Assad sejak awal konflik Suriah.

Sejumlah kelompok milisi pro-Assad dukungan Iran, termasuk Hizbullah Lebanon, aktif bertempur di Suriah, dan terlibat dalam kejahatan-kejahatan perang yang dilakukan rezim Assad.

Hingga kini, rezim Assad bertanggung jawab atas kematian sekitar 600.000 jiwa orang di Suriah, yang sebagian besar merupakan penduduk sipil non-kombatan, korban serangan penembakan, bom darat dan udara dan bom kimia.

Konflik Suriah kembali memanas sejak beberapa pekan lalu, ketika rezim Assad, dengan dibantu oleh kelompok-kelompok milisi dukungan Iran, bergerak menyerbu wilayah Aleppo bagian timur yang dikuasai pihak oposisi.

Menurut sumber-sumber internasional yang independen, angkatan bersenjata rezim Assad bersama kelompok-kelompok milisi dukungan Iran merambah Aleppo dengan cara membantai warga sipil. (sb/dakwatuna.com)

 

Sumber:

Iran Summons British Diplomat over Syria Criticism, dailysabah.com, Syrian-Crisis, 2016/12/17

Iranian Fans Protest Assad Regime over Aleppo Massacre, dailysabah.com, Football 2016/12/17

Redaktur: Samin Barkah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Lihat Juga

Grand Launching SALAM Teknologi Solusi Aman Covid-19 untuk Masjid

Organization