Home / Berita / Internasional / Asia / PBB: Rezim Al-Assad Larang Bantuan Kemanusiaan ke Aleppo

PBB: Rezim Al-Assad Larang Bantuan Kemanusiaan ke Aleppo

Steven O'Brien, Deputi Sekjen PBB (aljazeera.net)
Steven O’Brien, Deputi Sekjen PBB (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Suriah. Deputi Sekjen PBB Urusan Kemanusiaan, Steven O’Brien, menyatakan situasi di kota Aleppo, Suriah, sangat mengerikan karena sekitar 1 juta warga sipil terisolasi di tengah konflik bersenjata yang masih berkecamuk.

Sebagaimana diberitakan Aljazeera (22/11/2016), O’Brien juga menuntut Pemerintah Suriah untuk tidak menghalang-halangi upaya bantuan kemanusiaan untuk warga sipil di Suriah sebagaimana dilakukan selama ini.

Hal itu disampaikan O’Brien dalam sidang Dewan Keamanan PBB pada Senin kemarin (21/11/2016), bahwa penyaluran bantuan kemanusiaan untuk warga yang terisolasi dalam Suriah akan dimulai kembali Rabu besok (23/11/2016).

Dalam kesempatan tersebut, O’Brien meminta adanya jaminan keamanan terhadap upaya penyaluran bantuan kemanusiaan tersebut dan upaya penyelamatan korban-korban terluka dari kalangan warga sipil akibat perang di Aleppo Timur.

O’Brien juga menyampaikan bahwa PBB mengusulkan langkah cepat untuk menyelamatkan korban-korban luka serius dan menyalurkan ubat-obatan ke Aleppo Timur, di samping PBB juga berupaya menyalurkan bantuan makanan kepada sekitar 6 juta warga Suriah yang terdampak perang.

Menurutnya, selama ini PBB tidak bisa menjangkau warga sipil akibat dihalangi oleh rezim berkuasa di Suriah.

Berdasarkan data pihaknya, 69 anak-anak Suriah tewas akibat serangan diarahkan ke sekolah-sekolah sejak tahun 2016, dan sekitar 750 aktivis kemanusiaan tewas di negara tersebut sejak konflik bersaudara meletus dari tahun 2011 lalu. (rem/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Menlu Oman Sebut Israel Salah Satu ‘Negara’ di Timur Tengah

Organization