Home / Berita / Silaturahim / Bantuan Ambulance MTT untuk Suriah

Bantuan Ambulance MTT untuk Suriah

Majelis Ta’lim Telkomsel (MTT) bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Bulan Sabit Merah Turki menyalurkan Ambulance bagi pengungsi Suriah.  (Fitri/Aat)
Majelis Ta’lim Telkomsel (MTT) bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Bulan Sabit Merah Turki menyalurkan Ambulance bagi pengungsi Suriah. (Fitri/Aat)

dakwatuna.com – Jakarta. Konflik berkepanjangan melumpuhkan aktifitas di Ibukota Suriah, Allepo. Serangan pemberontak baik dari udara maupun darat banyak menimbulkan korban jiwa. Warga sipil lah yang banyak menjadi korban, terutama anak-anak dan perempuan.

Berdasarkan data dari Syrian Center for Policy Research, konflik tersebut telah menelan sekitar 470.000 korban jiwa, termasuk 70.000 jiwa meninggal akibat kekurangan sarana kesehatan, obat-obatan terutama untuk penyakit kronis,  kekurangan makanan dan air bersih, serta sanitasi yang buruk. 1,9 juta korban luka, cacat, lumpuh dan 12 juta terusir dari rumah, 500.000 terkepung tanpa kecukupan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Kebutuhan medis sangatlah vital untuk membantu para pengungsi yang terkena dampak peperangan.  Apalagi hancurnya rumah sakit dan meninggalnya banyak dokter dan paramedis yang bertugas.  Bantuan ambulance yang bersifat mobile untuk menangani korban dalam rentang tempat yang luas teramat sangat dibutuhkan.

Sebagai wujud kepedulian, Majelis Ta’lim Telkomsel (MTT) bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Bulan Sabit Merah Turki menyalurkan Ambulance bagi pengungsi Suriah. Penyerahan bantuan bertempat di Masjid Tarqiyah Taqwa Telkomsel, Lt.9, Gedung Telkomsel Smart Office, Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav 52, Jakarta Selatan.

MTT menyalurkan dana sebesar 300 juta rupiah untuk pengadaan Ambulance. Dana di himpun dari donasi karyawan Telkomsel selama bulan ramadhan.

Ambulance ini akan didatangkan dari Heilbron-Germany untuk kemudian akan menempuh rute perjalanan ke pintu perbatasan Edirne-Bulgaria dengan waktu tempuh 30 jam. Dilanjutkan dari Edirne ke pintu perbatasan keluar Turki ke Suriah,  Reyhanli, Hatay sekitar 20 jam dan akan mulai beroperasi sesampainya di Suriah.

“Kami konsisten untuk terus peduli terhadap masalah-masalah kemanusiaan baik di dalam maupun luar negeri, termasuk tragedi kemanusiaan yang menimpa saudara-saudara kita di Suriah. Di samping kami telah memberikan bantuan dalam bentuk yang lain seperti makanan dan obat-obatan, kali ini MTT meberikan bantuan 1 unit ambulance yang sangat dibutuhkan. Semoga dengan bantuan ini sedikitnya mengurangi beban para korban dan keluarganya di Syiria,” Ungkap Ketua Umum MTT M. Fathony Yasin.

“Tak hanya itu saja, MTT pun sebelumnya telah menyalurkan 170 Juta Rupiah untuk pengadaan 2 shalter pengungsian dan 100 paket pangan untuk pengungsi Suriah, pungkas Fathony”. (Fitri/Aat/SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Khameini Beri Gelar ‘Pahlawan Arab’ ke Bashar al-Assad

Organization