Home / Konsultasi / Konsultasi Keluarga / Bagaimana Mengatasi Anak yang Membangkang?

Bagaimana Mengatasi Anak yang Membangkang?

Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

Pertanyaan:

dakwatuna.com – Assalamu’alaikum wr. wb. Bagaimanakah cara mengatasi anak yang membangkang? Wa’alaikumsalam wr. wb.

Penanya.

Jawaban:

Anak yang membangkang bisa disebabkan oleh beberapa hal. Di antara yang menjadi sebab anak membangkang antara lain :

  1. Sengaja melakukan pembangkangan demi mencari perhatian orang tua, yang mungkin dirasakannya selama ini orang tuanya kurang perhatian terhadap anak.
  2. Membangkang karena ingin menunjukkan jatidiri bahwa dia hebat dan bisa melakukan sesuatu yang dia inginkan , tanpa terpengaruh oleh orang lain di sekitarnya, termasuk orang tua.
  3. Sikap membangkang pada anak bisa juga terjadi, karena anak melihat orang tuanya suka membangkang, sehingga anak meniru sikap kita, atau sikap kakak dan adiknya.
  4. Anak membangkang bisa juga disebabkan karena pengaruh lingkungan sekitar dan pergaulan.
  5. Pangkal dari adanya sikap membangkang adalah karena ketidakpahaman pada aturan Allah dan karena tergoda oleh hawa nafsu amarah.

Untuk mengatasi anak yang membangkang, perlu dianalisa dulu kira-kira apa penyebab dia membangkang, dan yang kedua harus dilihat usia perkembangan anak.

Misalnya, jika ternyata anak membangkang karena untuk mencari perhatian, maka sebaiknya orangtua tidak menuruti keinginan dia dengan cara kita memberi perhatian padanya saat dia membangkang, tapi menunggu sampai kondisinya normal. Jika langsung memberikan perhatian pada saat anak membangkang, maka akan tertanam sebuah kesimpulan pada diri anak, bahwa “Biar saya dapat perhatian maka saya harus membangkang“. Ini berakibat tidak baik dari sisi pendidikan dan pembinaan anak. Setiap kali butuh perhatian anak akan mencarinya dengan sikap membangkang. Cara yang tepat adalah tetap secara kontinyu memberikan perhatian secara proporsional sesuai usia perkembangannya.

Secara umum, menanamkan pemahaman yang baik kepada anak tentang kebaikan kebaikan dan serta balasan balasan bagi anak yang mau bersikap patuh pada aturan adalah cara tepat untuk membuat anak tidak membangkang. Dahulukan kabar baik dan penghargaan pada anak yang berbuat baik dan patuh, dan bukan mendahulukan ancaman dan hukuman pada anak yang membangkang. Rasul bersabda : “ Berilah kabar gembira dan jangan menakuti”

Selain upaya real dengan tindakan, berdoa memohon kepada Allah agar anak anak kita menjadi anak anak yang baik yang selalu berbakti kepada Allah, Rasul dan orang tua, harus selalu kita panjatkan , tak kenal henti. Doa orang tua untuk anak adalah salah satu doa yang akan maqbul

Demikian jawaban kami, semoga Allah mudahkan semua urusan kita. Amiin. (dakwatuna.com/hdn)

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
Sri Kusnaeni, S.TP. ME.I
Konsultan Ketahanan Keluarga RKI (Rumah Keluarga Indonesia). Tenaga Ahli Fraksi Bidang Kesra, Mitra Komisi viii, ix, x. Ibu dari 7 putra-putri penghapal Alquran. Lulusan S1 Jurusan Teknologi Pertanian IPB, dan S2 di Universitas Ibnu Khaldun Bogor.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Organization