Home / Berita / Internasional / Afrika / Al-Azhar ‘Bersih-bersih’ Dari Para Penentang Kudeta

Al-Azhar ‘Bersih-bersih’ Dari Para Penentang Kudeta

Syaikh Al-Azhar, Ahmed El-Tayeb (rassd)
Syaikh Al-Azhar, Ahmed El-Tayeb (rassd)

dakwatuna.com – Kairo. Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir, mengeluarkan surat edaran yang meminta para dosen, guru dan pegawainya untuk tidak lagi berafiliasi kepada organisasi-organisasi yang menentang kudeta militer di Mesir. Organisasi-organisasi itu disebut telah mengganggu stabilitas keamanan di dalam negeri.

Seperti dilansir Al-Quds, Rabu (5/8/2015) kemarin, surat edaran resmi dari Al-Azhar meminta, “Orang-orang yang memunyai afiliasi atau menjadi anggota salah satu organisasi yang keluar dari jalur nasionalisme Mesir agar segera menghadap kepada kantor kerjanya, dan memberikan surat pernyataan telah memutus hubungan dengan organisasi-organisasi tersebut.”

Di antara organisasi yang dimaksud Al-Azhar adalah Jamaah Ikhwanul Muslimin (IM), Persatuan Ulama Muslim Sedunia (IUMS), Jabhah Ulama Al-Azhar (front ulama Al-Azhar), Rabithah Ulama Ahlu Sunnah (Ikatan Ulama Ahlu Sunnah), Jabhah Ulama Dhidul Inqilab (Front Ulama Anti Kudeta), Al-Ittihad Al-Alami Li Ulama’il Azhar (Persatuan Ulama Al-Azhar Sedunia), dan organisasi-organisasi lainnya.

Selain meminta putus hubungan dengan oraganisasi-organisasi tersebut, para dosen, guru, dan pegawai Al-Ahar juga harus mengecam dan menyatakan bahwa organisasi-organisasi tersebut telah melakukan tindakan provokasi yang mengancam stabilitas keamanan di Mesir.

“Lima belas hari dari terbitnya edaran ini, pegawai yang tidak melaporkan dirinya, dinyatakan telah setuju dan sejalan dengan organisasi-organisasi tersebut,” demikian edaran itu mengancam. (msa/dakwatuna)

Sumber: Al-Quds

Redaktur: Muh. Syarief

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Seratusan Pengacara di London Minta Penyelidikan Internasional untuk Kematian Mursi