Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Singapura Bekukan Rekening Terkait Skandal 1MDB Malaysia

Singapura Bekukan Rekening Terkait Skandal 1MDB Malaysia

Kasus 1MDB telah menyeret nama PM Najib Razak (cnnindonesia.com)
Kasus 1MDB telah menyeret nama PM Najib Razak (cnnindonesia.com)

dakwatuna.com – Singapura. Kepolisian Singapura membekukan dua rekening bank sebagai bagian dari penyelidikan dugaan penggelapan dana lembaga investasi 1 Malaysia Development Berhad, atau 1MDB, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia mengutip Reuters (22/7/2015).

Perintah pembekuan rekening dikeluarkan kepolisian Singapura pada 15 Juli 2015 menyusul penyelidikan di Malaysia pada kasus yang juga menyeret Perdana Menteri Najib Razak ini. Tidak disebutkan bank dan pemilik rekening tersebut karena penyelidikan masih berlangsung.

“Pada 15 Juli 2015, kami mengeluarkan perintah di bawah Kode Prosedur Kriminal yang melarang transaksi uang di dua rekening bank yang terkait dengan penyelidikan tersebut,” kata kepolisian Singapura dalam pernyataannya.

Najib dituduh telah “memarkir” uang 1MDB di rekening pribadinya hingga sebesar 620 juta dolar AS (sekitar 8,2 triliun rupiah) dan 61 juta dolar AS (sekitar 812 miliar rupaih), pada Maret 2013 selama kampanye pemilu di Malaysia.

Aliran dana yang dilakukan pada Maret 2013 selama kampanye pemilu di Malaysia itu pertama kali dilaporkan oleh Wall Street Journal (WSJ), berdasarkan dokumen hasil penyelidikan satgas khusus terhadap 1MDB yang kini tengah terbelit utang.

Menyusul munculnya tuduhan tersebut, muncul seruan agar Najib mundur dari kursi perdana menteri, salah satunya dari mantan PM Malaysia, Dr Mahathir Mohamad.

Najib membantah menggunakan uang itu untuk keperluan pribadi dan menuduh ada pihak yang berkonspirasi untuk menggulingkannya. Pihak 1MDB juga membantah telah mengalirkan dana ke rekening Najib.

Mahathir dalam komentar di blognya menampik konspirasi yang dituduhkan Najib. Menurut Mahathir, seruan agar Najib turun disampaikan secara terang-terangan bukan konspirasi yang dilakukan sembunyi-sembunyi. (cnn/rem/dakwatuna)

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Sabyan Kampanye Pembangunan Klinik THT di Palestina

Figure
Organization