Topic
Home / Berita / Nasional / Komisi I Undang Kominfo Minta Klarifikasi Soal Pemblokiran Media Islam

Komisi I Undang Kominfo Minta Klarifikasi Soal Pemblokiran Media Islam

Screenshoot dakwatuna.com
Screenshoot dakwatuna.com

dakwatuna.com – Jakarta (1/4). Komisi I DPR RI menerima audiensi para pengelola media Islam yang telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo), di ruang rapat Komisi I, Komplek DPR RI, Jakarta, Rabu (4/1).

Anggota Komisi I dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Sukamta mengatakan, dari hasil pertemuan tersebut, Komisi I akan mengundang Polri, BIN dan Kominfo untuk meminta klarifikasi terkait pemblokiran 19 media Islam.

“Komisi I insya Allah akan mengundang Polri, BIN dan Kominfo untuk minta klarifikasi dan sekaligus untuk kita mengambil keputusan apa terhadap apa yang sebetulnya terjadi,” kata Sukamta, saat ditemui di ruangannya, Rabu (1/4).

Selanjutnya, Sukamta berharap agar proses penyelesaian permasalahan tersebut berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Jadi jangan sampai hanya berjalan secara sepihak,” ujarnya.

Turut hadir perwakilan media Islam yang diblokir Kemkominfo, yakni dari Dakwatunacom, Hidayatullah.com, Kiblat.net, Salam-online.com, Panjimas.com, Arrahmah.com, dan Gemaislam.com.

Dalam kesempatan itu, perwakilan Dakwatuna, Muhammad Syarief menyatakan kekecewaannya terhadap sikap pemerintah yang memblokir 19 situs Islam tanpa didahului oleh dialog dan komunikasi. Dakwatuna merupakan situs yang konsen dalam kajian keislaman yang jauh dari radikalisme seperti yang dimaksudkan BNPT selama ini.

“Bagi kami di Dakwatuna, bukan hanya pemblokiran saja yang kami dapatkan, tapi juga ancaman penutupan,” ujar Syarief. Ia kemudian menjelaskan email dari pihak domain service provider yang meminta dakwatuna.com untuk pindah dalam waktu 10 hari, atau kalau tidak domain akan ditutup. (usb/dakwatuna)

Redaktur: Samin Barkah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Wakil Direktur Studi Informasi Alam Islami (SINAI) Mesir 2008

Lihat Juga

Ustadz Yusuf Supendi Meninggal Dunia

Figure
Organization