Home / Narasi Islam

Narasi Islam

Berisi artikel-artikel keislaman pada topik-topik tertentu seperti ekonomi, politik, sosial, dll.

Belajar Bertutur Hikmah dari Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah

ilustrasi-buku (inet)

Dalam usia yang relatif belia, Ibnul Qayyim telah memulai penyimakan hadits dan ilmu-ilmu lainnya di majelis-majelis para syaikh beliau. Pada jenjang usia ini beliau juga telah menyimak beberapa juz berkaitan dengan Ta’bir ar-Ruyaa (Tafsir mimpi) dari syaikh beliau Syihabuddin al-‘Abir. Dan juga beliau telah mematangkan ilmu Nahwu dan ilmu-ilmu bahasa Arab lainnya pada syaikh beliau Abu al-Fath al-Ba’labakki, semisal Alfiyah Ibnu Malik dan selainnya.

Baca selengkapnya »

Laila Majnun dan Lailatul Qadr

Ilustrasi. (buzzerg.com)

Qais bin Mulawwah, si Gila dalam epik "Laila Majnun", tak kunjung berhasil melupakan Laila walaupun jodoh tak mempertemukan mereka. Maklumlah, Laila telah dipersunting laki-laki lain atas perintah orang tuanya. Semakin hari, Qais pun makin rapuh. Namun, cintanya tak pernah pudar. Maka, ketika mendengar kabar Laila sakit, Qais ikut merasakannya.

Baca selengkapnya »

Manusia Mengembara

Ilustrasi. (Foto: footage.shutterstock.com)

Suatu hari, Rasulullah SAW memegang pundak Abdullah bin Umar. Beliau kemudian berpesan, “Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau pengembara”. Rupanya, putra Umar bin Khattab itu sangat terkesan dengan ucapan singkat Rasulullah hingga dia berkata, antara lain, “jaga nikmat hidupmu sebelum ajal menjemputmu”.

Baca selengkapnya »

Bu, Aku Menyayangimu

Ilustrasi. (islamicartdb.com)

Jatuh bangun sudah ibu rasakan, getirnya hidup sudah tak asing lagi. Aku mulai bangkit dari keterpurukan. Kini aku hanya mempunyai satu satunya malaikat cantik yang akan aku bahagiakan. “Mungkin kini tugasku sudah selesai, aku kini hanya memasrahkan sisa hidupku untuk Penciptaku dan menyerahkan sisa hidupku untuk dua permataku,” lirih doa ibu di ujung malam ketika ia mengadu pada Sang Maha Kuasa. Aku yakin ibu adalah perempuan yang kuat. Semangat ibu, aku menyanyangimu!

Baca selengkapnya »

Kolaborasi Perjuangan

Ilustrasi (nurlienda.wordpress.com)

DR. Halim Mahmud menuliskan dalam karyanya yang berjudul Fiqh Al-Ukhuwah fi Al-Islami, “Orang-orang yang berukhuwah dalam Islam harus saling mengokohkan kekuatan satu sama lain dalam skala dunia Islam dengan melakukan perencanaan, koordinasi, dan segala persiapan yang mesti dilakukan. Kemenangan itu tidak lain hanyalah dari sisi Allah. Dia akan menolong dan memenangkan siapa saja yang di kehendaki-Nya. Dia Maha Perkasa lagi Penyayang”

Baca selengkapnya »

Literasi dan Peradaban Manusia

Ilustrasi. (dakwatuna.com)

Literasi juga berkaitan dengan kekayaan budaya suatu bangsa, banyaknya karya yang ditulis menunjukkan kekayaan pengalaman penduduk dalam menyikapi kehidupannya. Dengan banyaknya karya maka sebakin banyak juga varian bacaan yang akan memperkaya khazanah keilmuan suatu bangsa, begitulah menulis dan membaca menjadi sebuah siklus tak putus yang mengembangkan kesadaran diri akan hausnya ilmu pengetahuan. Dengan demikian literasi menjadi suatu hal penting yang harus dimiliki setiap individu untuk menjalani kehidupannya, kekayaan literasi yang muncul dari setiap individu pun tidak hanya berdampak bagi dirinya sendiri, tapi akan menjadi jembatan perbaikan kualitas peradaban manusia di masa yang akan datang

Baca selengkapnya »

Kala Ibu Terlelap

Tidur yang baik dan menyehatkan ala Rasulullah, SAW (ilustrasi) - heruno.me)

Malam datang, Ibu tidur lelap di sampingku, menemaniku hingga pagi hari. Takut aku terlambat sholat subuh katanya. Namun, saat tengah malam aku terbangun, seketika aku menatapnya tertidur. “Ya Allah, betapa indah titipan-Mu, aku tak sanggup menatapnya, aku ingat dosa-dosaku pada Ibu, ketika aku membantahnya, itu berarti aku telah membantah-Mu,” ucapku dalam hati.

Baca selengkapnya »

Menaklukkan Sang Kombet (Aidil)

Ilustrasi. (Shalipp S Geolfano)

Keesokan harinya semacam aku tak percaya. Tugas yang aku berikan diselesaikannya dengan baik. Tak hanya menyelesaikan tugasnya, semua tulisan materi kemarin di ulang tulisnya dua kali dan ditambah materi penjumlahan dari ibunya. Aku tunaikan janjiku kepadanya, nilai 100 untuk tugas dariku dan menambahkan nilai 100 untuk tugas dari ibunya. Hari itu ku lihat reka senyum polosnya mendapat nilai 100. Betapa bahagianya Aidil saat itu. Tak pernah ku melihat dia sebahagia itu sebelumnya. Wajarlah bila iya sangat bahagia, jangankan dapat nilai 100, mendapat nilaipun sangat jarang karena tak pernah menulis. Perlakuan yang sama aku lakukan bagi siswa siswi lainnya yang mempunyai kendala seperti Aidil.

Baca selengkapnya »