Home / Narasi Islam

Narasi Islam

Berisi artikel-artikel keislaman pada topik-topik tertentu seperti ekonomi, politik, sosial, dll.

Merasa Baik atau Berusaha Baik?

Ilustrasi. (tromboflebitblog.ru)

Yuk sahabat, mulai detik ini kita cegah dan ubah sifat buruk kita dan jangan lupa untuk menasehati sahabat kita agar terhindar dari sifat ini. “Demi masa (Waktu), sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka), kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran. ” (QS Al ‘Ashr: 1-3) . “Hidup adalah bukanlah bagaimana kita merasa melainkan bagaimana kita berusaha”.

Baca selengkapnya »

Kejatuhan Baghdad dan Masuk Islamnya Pasukan Mongol

Ilustrasi. (arabworld.nl)

Saat itu Baghdad kalut, penuh prahara dan ancaman dari seluruh penjuru mata angin. Pasukan Mongol yang kabarnya ganas dan ulung menunggang kuda sejenak lagi sampai di pintu-pintu Baghdad, bersiap melahap segala yang ada; membunuh yang hidup, merobohkan yang tegak, membakar yang utuh, dan menghancurkan bukan sekedar orang Arab, mereka berniat melenyapkan peradaban!

Baca selengkapnya »

Nabi Yahya, Pemuda yang Dirindu Sejarah

Ilustrasi. (inet)

Sebelum sifat-sifat mulia muncul, Allah mula-mula memberinya satu kaidah paripurna… “Hai Yahya, pelajarilah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh” (Maryam : 12). “Sungguh-sungguh dalam memahami, sungguh-sungguh dalam mengemban dan berdakwah, sungguh-sungguh dalam mengamalkan dan kesabaran, serta sungguh-sungguh dalam keimanan dan keyakinan pada Kitabnya”, tulis Syaikh Muhammad Said Hawwa dalam bukunya Shinaatus Syabab.

Baca selengkapnya »

Ayah Ibuku yang Semakin Tua

ilustrasi (inet)

"Ayah, ibu, maafkan anakmu ya, anakmu lupa. Maafkan anakmu, anakmu lupa bahwa Ayah perlu diajak ngomong. Lupa bahwa ibu perlu ditemani. Anakmu janji, mulai sekarang, mau ke manapun ayah dan ibu pergi, aku akan antar ibu. Secapek apapun aku pulang kantor, aku akan ajak ayah ibu ngobrol. Maafkan anakmu"

Baca selengkapnya »

MOS Kreatif untuk Pendidikan Kreatif

Ilustrasi. (majalahouch.com)

Pendidikan yang bertujuan untuk memanusiakan manusia mustinya dapat memberikan bekal yang cukup bagi peserta didik setelah selesai menempuh jenjang pendidikan, membekali peserta didik dengan kemampuan untuk dapat survive dalam hidupnya kemudian. Tidak hanya dengan pengetahuan yang sekedar dihafalkan untuk kemudian dapat lulus dalam ujian nasional. Tapi juga dengan kreativitas. Karena betapapun kaya Bangsa Indonesia ini masih sangat dibutuhkan jiwa kreatif untuk mengolahnya. Sederhananya sekalipun memiliki kebun pisang tapi tanpa dapat mengolah menjadi keripik pisang, maka pisang hanya akan dijual tanpa diolah dan terpaksa membeli olahan berupa kripik yang mustinya dapat diolah sendiri dengan sedikit sentuhan kreatif.

Baca selengkapnya »

Islam Bukan Teroris, Islam Musuh Teroris

teroris

Kepada saudara-saudara saya sesama Muslim. Dengarlah saya; bila saudara menemukan orang yang berkomentar buruk tentang Islam, seperti menuduh agama Islam itu agama terorisme dan kekerasan, mintalah pada orang itu untuk benar-benar mempelajari Islam, baru berkomentar. Tuntun dia untuk mempelajari Islam terfokus pada Islam itu sendiri, bukan mempelajari Islam hanya dengan memperhatikan orang-orangnya. Sebab yang sempurna itu adalah Islam, bukan Muslim. Karena kita adalah manusia, tak pantas kita mengaku suci.

Baca selengkapnya »

High Impact Concept dalam Aktivitas Berekonomi yang Dimiliki Islam

Pareto Efficiency dengan bantuan zakat. (Alvina Syafira Fauzia)

Konsep zakat dalam Islam merupakan sikap kepedulian yang diwajibkan kepada setiap muslim yang memiliki penghasilan diatas nishab. Zakat dapat mendorong individu yang tidak daya beli untuk tetap dapat meningkatkan kesejahteraannya. Jika digambarkan dalam contract curve yang membentuk pareto efficiency, zakat bisa mendorong kondisi pareto yang lebih berada di tengah. Semakin ke tengah mengindikasikan bahwa kesejahteraan tiap-tiap individu yang diukur dengan banyak barang x dan y yang didapatkan akan semakin setara. Dalam gambar 1.0 terlihat bahwa zakat bisa mendorong pareto efficiency untuk lebih berada di tengah dengan asumsi bahwa setiap pendapatan yang diperoleh dari zakat akan digunakan untuk membeli kombinasi barang x dan y. Sehingga pergeseran titik pareto efficiency akan sebesar zakat yang diterima oleh mustahiq.

Baca selengkapnya »