Home / Berita / Nasional / PMII: Capres Jangan Kunjungi Ulama dan Pesantren Jelang Pemilu Saja

PMII: Capres Jangan Kunjungi Ulama dan Pesantren Jelang Pemilu Saja

 Ketua Umum PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Addin Jauharuddin - (Foto: PMII.or.id)
Ketua Umum PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Addin Jauharuddin – (Foto: PMII.or.id)

dakwatuna.com – Jakarta. Ketua Umum PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Addin Jauharuddin, meminta para calon presiden (capres) tidak berkunjung ke ulama dan pesantren menjelang pemilihan umum (pemilu) saja.

“Para capres jangan hanya berkunjung ke ulama dan pesantren menjelang pemilu saja. Kenyataan selama ini, ulama dan pesantren ditinggalkan begitu saja setelah sang capres menjadi presiden,” tutur Addin saat dihubungipada Rabu malam (7/5).

PMII, ujar Addin, menilai kunjungan para capres dan calon wakil presiden (cawapres) ke berbagai pondok pesantren dan ulama sebagai hal yang wajar.

Pasalnya, Indonesia didirikan oleh dua kekuatan utama bangsa yakni kelompok Islam (ulama) dan nasionalis. Jadi, ulama dan pesantren tidak bisa ditinggalkan begitu saja dalam proses politik di Indonesia.

Kunjungan capres dan cawapres itu, lanjut Addin, juga dapat dilihat dari sisi positif. Yakni, upaya mereka untuk berkomunikasi, berdialog dan bertukar pikiran dengan konstituen terutama ulama dan pesantren.

Dari sisi riil politik, jelas Addin, kunjungan itu pun diperlukan untuk menggalang dukungan publik bagi para capres dan cawapres.

Namun, terang Addin, sangat disayangkan tidak ada program dan kebijakan riil dari para capres dan cawapres terkait komitmen mengembangkan dan memajukan pendidikan pesantren secara serius, terukur dan terarah. (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Panglima TNI Jenderal  Gatot Nurmantyo. (

Jenderal Gatot: TNI Titipkan Keutuhan NKRI Pada Para Ulama