Home / Berita / Internasional / Afrika / Majalah Inggris Terbitkan Karikatur Al-Sisi Sebagai Penari Striptis

Majalah Inggris Terbitkan Karikatur Al-Sisi Sebagai Penari Striptis

Karikatur Al-Sisi sebagai penari striptis di majalah Economist Inggris (islammemo)
Karikatur Al-Sisi sebagai penari striptis di majalah Economist Inggris (islammemo)

dakwatuna.com – Inggris. Majalah Economist yang diterbitkan di Inggris memberitakan pencalonan tokoh kudeta militer di Mesir, Abdul Fatah Al-Sisi, dalam Pilpres Kudeta Mesir pada akhir Mei 2014 ini yang dilengkapi dengan karikatur Al-Sisi yang digambarkan sebagai penari telanjang (striptis).

Dalam karikatur tersebut, sebagai penari striptis Al-Sisi tampak tengah melepaskan baju militernya di tengah penonton yang terbagi dua antara pendukung dan oposisi.

Sesuai gambar tersebut, Al-Sisi mencoba mengkampanyekan bahwa dirinya merupakan calon dari kalangan sipil yang dibuktikan dengan melepas atribut militernya.

Meskipun didukung oleh militer dan polisi untuk menjadi presiden (kudeta) di Mesir, Al-Sisi akan menghadapi tantangan besar dari rakyat Mesir yang mendukung Ikhwanul Muslimin dan demokrasi serta menentang kudeta.

Menurut salah satu lembaga survei di Mesir bernama Pusat Riset Opini Publik Bashirah, popularitas Al-Sisi saat ini mengalami penurunan dari 51% pada bulan Februari menjadi 39% pada bulan Maret.

Salah satu penyebab penurunan popularitas tersebut adalah langkah nepotisme Al-Sisi yang mengangkat besannya, Mahmoud Hegazi, menjadi Panglima Angkatan Bersenjata Mesir sebelum mencalonkan diri dalam Pilpres yang diselenggarakan pendukung kudeta. (islammemo/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 9,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Aksi islamophobia kembali merebak di Eropa (akhbarelyoum.dz)

Serangan ke Charlie Hebdo Bahayakan Warga Muslim di Eropa