Home / Berita / Internasional / Afrika / Ketahuan Loyalis Ikhwanul Muslimin, Seorang Mayjend Polisi Dibunuh

Ketahuan Loyalis Ikhwanul Muslimin, Seorang Mayjend Polisi Dibunuh

Mayjend Muhamad Said yang meninggal terbunuh Selasa (28/1/2014) kemarin.
Mayjend Muhamad Sa’id yang meninggal terbunuh Selasa (28/1/2014) kemarin.

dakwatuna.com – Kairo. Mayjend Muhamad Sa’id, kepala kantor urusan teknis departemen dalam negeri Mesir, dibunuh hari Selasa (28/1/2014) pagi, di depan rumahnya di wilayah Giza, Mesir. Mayjend Sa’id meninggal setelah dua butir peluru bersarang di kepala dan tubuhnya. Belum diketahui siapa pihak yang melakukan penembakan itu. Mayjend Sa’id sempat dilarikan ke rumah sakit Ajuzah, Giza, namun menghembuskan nafas terkhirnya dalam perjalanan.

Seorang pengacara sekaligus aktivis front Dhamir, Amru Abdul Hadi, menyatakan bahwa kepolisian Mesir sudah mengetahui bahwa Mayjend Muhammad Sa’id mempunyai hubungan dan loyalitas dengan jamaah Ikhwanul Muslimin. Karena itulah mereka menghabisi Sa’id. Menurut Abdul Hadi, Mayjend Sa’id dikenal mempunyai hubungan sangat dekat dengan seorang pimpinan Ikhwanul Muslimin bernama Subhi Salih.

Menurut Abdul Hadi yang mengaku mengenalnya secara pribadi, Mayjend Sa’id adalah seorang polisi yang berakhlak sangat baik, bahkan track recordnya yang baik ini diketahui dan diakui banyak orang. (msa/dakwatuna/twsela)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (7 votes, average: 9,14 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir
  • Sejuki

    Jadi, kesimpulannya di Mesir itu adalah orang baik-baik dihabisi, orang jahat bin durjana dilindungi bahkan dibela. Yg halal jadi haram, yg haram jadi halal. Yg benar jadi salah, yg salah jadi benar. Yg haq jadi bathil, yg bathil jadi haq. Yg lurus jadi bengkok, yg bengkok jadi lurus. Dst…… Sambung sendiri saja deh ya…….

    Jungkir balik dah logika normalnya…….

Lihat Juga

Aksi Damai Umat Islam (okezone.com)

Amankan Aksi Damai 4 November, Polisi Tidak Boleh Bawa Peluru Tajam