Home / Berita / Internasional / Afrika / Yahudi Pesimistis Kudeta Mesir Bertahan

Yahudi Pesimistis Kudeta Mesir Bertahan

Perbatasan Mesir-Israel (elwatannews.com)
Perbatasan Mesir-Israel (elwatannews.com)

dakwatuna.com – Kairo. Jenderal Amos Yadlin, mantan kepala Intelijen militer Israel, menyangsikan bertahannya apa yang dia disebut “diktatorisme militer” di Mesir. Kekhawatiran itu disebutnya dalam sebuah analisa kondisi strategis Israel tahun 2014, yang dilansir dalam The Jerusalem Post, Selasa (14/1/2014).

Hal itu, menurutnya, disebabkan semakin besarnya kesadaran rakyat Mesir tentang hak-hak mereka sebagai warga negara. Rakyat Mesir juga sudah bisa membebaskan diri mereka dari rasa takut yang selama ini menjadi senjata penguasa untuk bertindak diktator. Dengan hal r memastikan bahwa rakyat Mesir dipastikan mau hidup di bawah kekuasaan militer.

Menurut Yadlin, kondisi Mesir ini sangat membahayakan keamanan Israel pada tahun 2014. Kondisi Mesir akan terus bergolak, sehingga militer tidak akan bisa menguasai dataran Sinai secara penuh, sehingga Sinai akan dijadikan pangkalan untuk melancarkan serangan-serangan ke wilayah Israel. (msa/dakwatuna/egyptwindow)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 6,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Talk Show Palestine Solidarity Day di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (aspacpalestine.com)

Bersama ASPAC, UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar 69 Tahun Pembagian Palestina