22:11 - Sabtu, 20 Desember 2014

Polwan Berjilbab, Kepolisian Daerah Sambut Baik Pernyataan Kapolri

Rubrik: Nasional | Kontributor: Saiful Bahri - 21/11/13 | 05:43 | 16 Muharram 1435 H

polwan berjilbabdakwatuna.com –  Pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Sutarman yang mengizinkan Polwan untuk mengenakan jilbab tanpa harus menunggu peraturan dari Kapolri mendulang respon positif dari Kepolisian daerah.

Pihak kepolisian daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) mendukung penuh instruksi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Sutarman yang mengizinkan polisi wanita (polwan) berjilbab mulai rabu (20/11).

“Kalau Kapolri memerintahkan, kami mengikuti. Jadi silakan kalau polwan berjilbab,” demikian ungkap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono.

Sementara itu, kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, Suparti, menyambut baik wacana polisi wanita diperbolehkan berjilbab. Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutarman menyampaikan hal itu beberapa hari lalu. “Banyak polwan menunggu kabar baik ini,” kata Suparti di ruang kerjanya, Rabu, 20 November 2013.

Menurut dia, selain menutup aurat, polwan juga akan tampil lebih anggun dan cantik. Di lingkungan kepolisian, kata Suparti, banyak polwan yang mengenakan jilbab di luar jam dinasnya. Namun, bila sedang berdinas, mereka menanggalkan jilbabnya.

Respon posit juga datang dari Polwan Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat. Mereka sangat mengapresiasi kebijakan Kapolri Jendral Polisi Sutarman yang membolehkan polisi wanita mengenakan jilbab saat bertugas.

“Saat kemarin saya menunaikan ibadah haji, tak henti-hentinya saya berdoa agar izin pemakaian jilbab ini dapat segera dikeluarkan, dan Alhmadulillah aturan tersebut dikeluarkan,” kata Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional Polresta Bekasi Ipda Evi Fatna di Bekasi, Rabu.

Menurutnya, mayoritas Polwan di Mapolresta Bekasi Kota adalah muslimah yang rindu dengan penggunaan jilbab saat bekerja.

Semoga kebijakan yang di gulirkan Kapolri ini dapat menambah kenyamanan dan ketenangan bagi Polwan muslimah dalam menjalankan tugas abdi negara.  (rol/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Topik:

Keyword: , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (26 orang menilai, rata-rata: 7,42 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • Erent D’Secret

    Alhamdulillah… bahagia rasanya jika melihat ada POLWAN yg berjilbab.

  • Zumardi DS-Paloma Payakumbuh

    Subhanallah…Luar Biasa

  • West Papua

    Saya tidak tau harus mengadu kepada siapa lg.. tolog sampaikan ini..kepada bapa kapolri..
    Saya sangat menyesalkan aturan polisi yg melarang polwan menikah sebelum 3thn ..
    Menurut saya ini sangat bertentangan dengan hak asasi manusia & sariah islam..
    Akibat peraturan itu polwan banyak yg bermaksiat n berzina karna takut menikah d kenakan hukuman

  • DEE DOUBLEYOU

    Asalkan tidak ada fihak yang dirugikan, apa salahnya jika seorang Polwan ingin menutup aurat,jadi kewajibannya sebagai Muslimah dan sebagai abdi negara dua dua nya bisa berjalan dalam waktu yang bersamaan.

Iklan negatif? Laporkan!
61 queries in 1,349 seconds.