Home / Berita / Nasional / Dipo Alam “Merecoki” PKS Agar Segera Gelar Munas

Dipo Alam “Merecoki” PKS Agar Segera Gelar Munas

Sekretaris Kabinet Dipo Alam. (rimanews.com)
Sekretaris Kabinet Dipo Alam. (rimanews.com)

dakwatuna.comKesaksian mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq soal Bunda Putri membuat panas Istana. Kini giliran Sekretaris Kabinet Dipo Alam menyulut isu panas bagi PKS. Sebagai Seskab yang seharusnya fokus pada kerja-kerja kabinet dan perintah Presiden, Dipo justru mengeluarkan pernyataan agar PKS segera mempercepat pelaksanaan Musyawarah Nasional untuk mengganti Presiden saat ini yang dijabat Anis Matta.

Menurut Dipo, borok-borok PKS akibat keserempet kasus korupsi bisa dibersihkan lewat Munas. Padahal borok-borok yang dimaksud Dipo tersebut tidak ada yang terbukti sama sekali hingga hari ini. Dipo lalu menambahkan, dengan munas, PKS bisa segera mereformasi partai ini. Sehingga lahir tokoh-tokoh muda PKS yang pintar, enerjik dan bersih untuk mengambil alih pimpinan partai.

“Yang sedang berjalan di Pengadilan Tipikor sekarang ini sangat merugikan PKS. Sebab itu, perlu ada reformasi di tubuh PKS. Saya senang, bila anak-anak muda PKS sepakat dengan pemikiran saya. Saya lihat, mereka siap lakukan reformasi di tubuh partainya,’’ kata Dipo Alam. Pernyataan Dipo itu menjadi headline harian Rakyat Merdeka edisi hari ini (Rabu, 16/10).

Dipo mengklaim, beberapa tokoh muda PKS yang pernah berkomunikasi dengannya, sangat sedih melihat citra partainya hancur akibat sepak terjang Luthfi, diperparah lagi dengan ulah Ahmad Fathanah bersama teman-teman wanitanya. Para pejuang muda PKS itu meradang karena partainya tidak dianggap orang lagi, tanpa Dipo menyebutkan siapa pejuang muda PKS yang dimaksud dalam klaim sepihaknya tersebut. Nah, untuk menyelamatkan PKS, mereka siap mempercepat pelaksanaan munas, kata Dipo.

“Saya cukup yakin, bila munas terlaksana, borok-borok dapat dibersihkan sehingga PKS bisa berkibar lagi pada pemilu 2014. Saya sudah ketemu dan berbicara dengan para kader PKS itu, ternyata PKS masih punya tokoh-tokoh muda yang masih bersih dan pintar, serta siap mengambil alih pimpinan PKS,” klaim Dipo.

Sebagai mantan orang pergerakan, Dipo yakin, di tangan anak-anak muda yang militan dan masih bersih itu, PKS akan jauh lebih baik. “Saya ikut berdoa, mudah-mudahan rencana ini berhasil,’’ katanya.

Ketika ditanya, bukankah untuk menyelenggarakan muktamar perlu dana besar, Dipo yang bekas aktivis Kampus Kuning langsung menukas, “Sebagai umat Islam yang ingin PKS bagus, saya siap menyumbang apabila diminta. Dengan catatan, sumbangannya itu sah dari segi hukum. Semua ini saya lakukan demi simpati saya pada PKS,” tegas orang fotonya diduga ada bersama Bunda Putri ini. (zul/RMOL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 1,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • bee

    adooohhh..ribet amat seh ngurusin partai org?ga usah turut campur deh. kl emg lebih pinter dan hebat, bikin j partai sendiri.

  • Abdulah Han Han

    ini orang kok ngurusi partai orang. kurang kerjaan aja

  • jundy anshor

    pak dipo, siasat adu domba anda mudah terbaca. Kader PKS tidak sebodoh anda……..

  • dodo

    orang bodo

  • anti lebay

    presidenya lebay…jongosnya lebih lebayyy

  • Soemanto

    wah wah, pak Dipo sudah jadi “barking dog” ternyata, mengikuti peran Ruhut.. sayangnya Ruhut bermain lebih gentle :)

  • Gunawan Sudarmadi Gunawan

    anjing penjaga

  • Fendi Fauzi

    akibat kurang kerjaan jadi begini .ngurusin dapur orang .

  • bona

    sok teu ente emang nya kita partai kapiran sama kayak pdip,golkar, demokrat. malu maluin ui aja ngaku-ngaku mantan aktifis, aktifis kapiran aja belagu

  • Ayah Zubair Thalhah

    hahaha DIPO ALAM, emangnyo kader PKS ?
    sabanta lai galanyo: MANTAN SEKKAB

Lihat Juga

Sandiaga Uni - Mardani Ali Sera.  (PKSFoto/Julianto)

Mardani: Selain Anies, Ada Nama Lain yang Disiapkan