Home / Berita / Nasional / Prof. Laica Marzuki Cium Kejanggalan Pengusutan Kasus Suap Impor Daging Sapi

Prof. Laica Marzuki Cium Kejanggalan Pengusutan Kasus Suap Impor Daging Sapi

Prof. Laica Marzuki. (inilah.com)
Prof. Laica Marzuki. (inilah.com)

dakwatuna.comMantan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi, Prof. Laica Marzuki, mencium banyak kejanggalan dalam pengusutan kasus dugaan suap pengurusan peningkatan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan).

Kejanggalan pertama, hakim lebih dulu memvonis dua pihak swasta dari PT Indoguna Utama, yakni Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi.

“Ini kenapa swasta diadili duluan, sementara penyelenggara negaranya belakangan? Ini artinya swasta sudah dihukum, tapi penyelenggara negaranya yang disuap masih dicari,” kata dia dalam sebuah diskusi bertema “Mengkritisi Kasus Suap Impor Sapi” yang digelar di JW Luwansa Hotel Jakarta, Sabtu (5/10).

Kejanggalan lainnya terletak pada komposisi hakim yang menyidangkan kasus suap kuota impor daging sapi itu. Harusnya majelis yang sudah menyidangkan kasus Juard dan Arya tidak ikut dalam majelis perkara Luthfi Hasan Ishaaq maupun Ahmad Fathanah, yang juga terdakwa dalam kasus tersebut.

Untuk diketahui, hakim yang menangani perkara itu diketuai oleh Nawawi Pomolango.

“Ini kan masalah keadilan. Dia nggak bakalan adil karena sudah punya warna. Bahkan kalau di majelis banding atau kasasi, tidak boleh menangani perkara yang pernah diputusnya saat di tingkat pertama,” tandasnya. (zul/rmol)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (9 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • fuluss

    memang benar pak, skerang ini banyak yg “mengaku penegak hukum” pada OT-OT
    apa itu Ot-OT ? orang tolol – orang tolol

  • abuzinad

    Kejanggalan bukannya udah dari pertama kali kasus ini bergulir???

  • Lalu Muazim

    Kejanggalan demi kejanggalan, pakar demi pakar berbicara, KPK gak mau peduli…. semoga memang yang diperjuangkan adalah kebenaran….!

  • Choirul Asyhar AbdMudjib

    Yuk, baca pendapat pakar hukum. Agar komentar kita gak lucu dan emosional.

  • Choirul Asyhar AbdMudjib

    Yuk, baca pendapat pakar hukum. Agar komentar kita gak lucu dan emosional.

Lihat Juga

OTT Politisi PDIP, KPK: Ada Komitmen Fee Senilai 404 Dolar Singapura