Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Jalan Itu Masih Panjang

Jalan Itu Masih Panjang

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com

Bismillah…

Jalan itu masih panjang…
Masih terbentang luas hamparan kebahagiaan yang menanti di depan sana.

Jalan itu masih panjang…
Masih memberikan harapan dan cita kesuksesan yang telah menanti.

Jalan itu masih panjang…
Janganlah terhenti hanya karna masa lalu yang membelenggu.

Jalan itu masih panjang…
Beranikanlah dirimu untuk menentukan langkah selanjutnya, biarlah masa lalu akan menjadi kenangan indah dalam hidupmu, menjadi kisah yang membuatmu menjadi besar seperti sekarang ini.

Jalan itu masih panjang…
Ingatlah, janji kehidupan yang lebih baik telah menunggu mu di depan sana.
Janganlah kau terjebak dalam kungkungan masa lalu yang tak akan pernah kembali.

Jalan itu masih panjang…
Bangkitlah, jangan biarkan masa lalu mu merenggut semua kebahagiaan yang bertebaran di alam semesta ini.

Jalan itu masih panjang…
Mulailah berbenah diri, menyiapkan bekal terbaik untuk menggapai janji kehidupan yang lebih baik.

Teruslah bergerak, jangan terhenti.
Teruslah berkarya, janganlah terpuruk.

Ingatlah, Tuhan tak menciptakan hanya satu kebahagiaan untukmu,
masih banyak bahagia yang tersebar jika kau mau membuka hati dan pikiranmu.

Ingatlah, masih banyak pintu kebahagiaan yang terbuka lebar untuk kau singgahi,
janganlah kau hanya terpaku pada satu pintu yang telah tertutup untukmu.

Ingatlah, bahwa Tuhan tak pernah tertidur.
Tuhan tak pernah berdiam diri.
Tuhan tak pernah membiarkanmu sendiri.
Tuhan tau apa yang kau butuhkan, bukan apa yang kau inginkan.

Apa yang menurutmu baik belum tentu baik dalam pandangan Tuhan,
dan apa yang menurutmu buruk mungkin itu adalah yang terbaik dalam pandangan Tuhan.
Sekali lagi, Tuhan tau apa yang kau butuhkan kawan, bukan apa yang kau inginkan…

About these ads

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (10 votes, average: 6,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Insani Maharani Rinjani
Seorang yang mencoba untuk selalu mengambil hikmah dari setiap perjalanan waktu. Dan membaca adalah kunci terbaik menatap kehidupan.
  • Semoga kita dianugerahi pundak yang kuat. Karena jalan ini masih panjang…

  • faris adly

    kekurangan pada diri kita
    kesalahan atas apa yang telah kita buat
    ketidaksesuaian harapan atas jalan hidup kita
    tak ada yang perlu disesali atau disalahkan
    berdoalah pada-Nya agar dibukakan jalan kemudahan

Lihat Juga

Ilustrasi. (wallpapermania.eu)

Khutbah Idul Adha 1437 H: Kebahagiaan Adalah Hasil Perjuangan dan Pengorbanan