Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Mohonlah Selalu Pertolongan Allah SWT

Mohonlah Selalu Pertolongan Allah SWT

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

Ilustrasi (flickr.com/nurashman)
Ilustrasi (flickr.com/nurashman)

dakwatuna.com – Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 186)

Aku kadang suka sedih melihat orang yang setelah selesai shalat langsung meninggalkan tempat shalatnya dan sibuk dengan urusan dunia. Apa ia benar-benar sibuk sampai tidak ada lagi waktu untuk memohon kepada Allah. Padahal sudah jelas, Allah berfirman dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 186, “Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku,

Apakah kita tidak butuh dengan pertolongan Allah? Apakah hati kita lebih sibuk dengan urusan dunia sehingga melupakan Allah yang memiliki segala-galanya? Allah kembali mengingatkan kita, di ayat lain, dalam Surat Al-Fathir ayat 13-15, “Kamu menyeru selain Allah yang tidak memiliki apa-apa walau setipis kulit ari pun. Jika kamu meminta kepada mereka, mereka tidak akan mendengar permintaanmu. Kalaupun mendengar mereka tidak akan memperkenankan permintaanmu. Hai manusia. Kamu adalah orang-orang miskin (butuh) kepada Allah, dan Allah Maha Kaya lagi terpuji.

Sebetulnya, Allah tidak membutuhkan kita. Apakah kita menjadi hamba yang bertobat atau berbuat maksiat, tidak akan mengurangi kemuliaan Allah. Kitalah yang amat butuh dengan Allah. Allah juga berfirman dalam Al-Quran Surat Ar-Ra’du ayat ke 28, “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

Sahabatku yang baik, kita sebagai makhluk yang lemah, yang tidak ada daya dan upaya kecuali datangnya dari Allah, sudah seharusnya menjadi hamba yang patuh dan taat dengan perintah Allah. Jangan pernah kita merasa hebat dengan amal kita yang sedikit, jangan pernah kita merasa tidak diawasi oleh Allah. Ingatlah setiap perbuatan akan kembali kepada kita, “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” (QS. Al-Zalzalah: 7-8)

Hakikat Doa

Sahabatku kalau kita merasa selama ini doa-doa kita tidak dikabulkan oleh Allah, lalu kemudian kita menjadi jarang berdoa, apalagi malas beribadah, maka perbanyaklah introspeksi diri! Ketika kita ingin lulus ujian namun hanya mengandalkan doa saja, maka tidak akan cukup. Ketika kita menginginkan sesuatu, maka kita minta ke Allah, lalu sempurnakan ikhtiar, belajar yang sungguh-sungguh, bekerja keras, kemudian tawakal kepada Allah. Ketika hasilnya sesuai dengan keinginan kita, Alhamdulillah. Tapi ketika hasilnya tidak sesuai dengan keinginan kita, maka kita harus bersabar. Kita simak kembali firman Allah berikut ini, “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216)

Dalam ayat ini dijelaskan, bahwa Allah lah yang Maha Mengetahui yang terbaik untuk hambaNya. Ketika Allah menimpakan sesuatu pada kita, namun kejadian itu semakin membuat kita dekat dengan Allah itulah karunia. Apa saja kejadiannya, sehat-sakit, dipuji-dicaci, diangkat-diturunkan, didekati-dijauhi, diberi-diambil, asal jadi dekat dengan Allah itulah karunia. Apapun yang menjauhkan dari Allah itu fitnah. Maka jangan terperangai dengan kejadian yang kita sukai, tapi lihat jadinya makin dekat atau makin jauh dengan Allah.

Ingatlah dunia ini sebentar saja, penting bagi kita bukan mendapatkan apa yang kita inginkan, penting bagi kita mendapatkan apa yang terbaik menurut Allah. Mudah-mudahan urusan apapun yang sedang kita hadapi, benar-benar dituntun oleh Allah menjadi jalan kebaikan. Aamiin.

About these ads

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 6,17 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Lihat Juga

Pembuktian yang Sebenarnya