Home / Berita / Tempat Suci Islam dan Kristen Kritis

Tempat Suci Islam dan Kristen Kritis

dakwatuna.com – Jerusalem, Ketua Lembaga Tinggi Islam Syekh Dr. Ikrimah Shabri menegaskan, tempat suci Islam dan Kristen di Palestina melalui tahap kritis dan sulit sehingga dunia internasional harus intervensi menyelamatkannya.

Hal itu sampaikan Shabri kemarin Senin (22/3) di kantornya di Jerusalem ketika bertemu dengan Dubes Mesir di Otoritas Palestina Yaser Utsman. Shabri menyampaikan apa yang dialami oleh peninggalan dan tempat suci Islam di Palestina berupa yahudisasi dan manipulasi sejarah oleh Israel sehingga tahap ini sebagai tahap paling sulit, terutama bagi kota Al-Quds, tempat suci lain terutama masjid Al-Aqsha.

Shabri menyinggung masalah sekolah Tankaziah yang terletak di halaman masjid Al-Aqsha yang diubah Israel menjadi mess militer. Ia menegaskan bahwa Israel hendak mengubah sekolah ini menjadi sinagog yahudi yang disebut nantinya menjadi “Sinagog Nur”.

Sementara dubes Mesir menyatakan, negerinya peduli untuk memantau semua yang terjadi di kota Al-Quds dan apa yang menimpa masjid Al-Aqsha dan pemerintahannya mendukung Palestina. (bn-bsyr/ip)

Redaktur: Ulis Tofa, Lc

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (13 votes, average: 9,31 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi - Peta Turki di antara negara-negara di dunia. (ontheworldmap.com)

Kudeta Gagal di Turki dan Ujian Loyalitas Keislaman