Pidato Netanyahu di Depan PBB Penuh Kebohongan

25/9/2009 | 05 Syawal 1430 H | Hits: 787
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print

dakwatuna.com – Gaza. Gerakan Perlawanan Islam Hamas menegaskan bahwa pidato PM Israel Benyamin Netanyahu di depan PBB penuh dengan kebohongan. Hamas menegaskan bahwa penjajah Zionis Israel lah yang telah melakukan pembersihan etnis terhadap rakyat Palestina.

Demikian dinyatakan jurubicara Hamas Dr. Sami Abu Zuhri dalam pernyataan khusus kepada koresponen Infopalestina, Kamis (24/09) malam. Dia menegaskan upaya-upaya Netanyahu untuk membenarkan pembantaian Gaza adalah pembenaran semu yang tidak sesuai dengan hasil laporan PBB yang menegaskan penjajah Zionis Israel telah melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan atas bangsa Palestina.

Dia mengatakan, “Klaim Netanyahu bahwa perlawanan Palestina berada di belakang warga sipil telah didustakan oleh laporan PBB yang menegaskan sebaliknya, bahwa militer Zionis Israel yang menggunakan warga sipil Palestina sebagai perisai manusia.”

Abu Zuhri mengungkapkan, “Penggunaan issu roket oleh Netanyahu sebagai pembenar untuk melancarkan perang adalah memutarbalikkan fakta. Karena roket yang sederhana itu digunakan untuk membalas aksi penjajah Zionis Israel dan agresinya yang terus menerus terhadap rakyat Palestina.”

Pernyataan petinggi Hamas ini menyusul pidato yang disampaikan Netanyahu di depan sidang Majlis Umum PBB di New York. Dalam pembukaan pidatonya dia mengukuhkan pembicaraan tentang apa yang disebutnya “genosida nazi” menjelang perang dunia kedua.

Dia mengatakan bahwa entitas Zionis Israel tidak akan menerima pendirian apa yang disebutkan “Basis Terorisme Hamas” yang didukung Iran di atas “Jerusalem dan Tel Aviv”. Dia menegaskan bahwa orang-orang Palestina harus mengakui Israel sebagai negara bangsa Yahudi.

Dalam pidatonya Netanyahu menyerang apa yang disebutnya “sikap diam warga dunia internasional” atas apa yang disebutnya “serangan Palestina” dengan roket-roket dari Jalur Gaza ke permukiman-permukiman Yahudi selama 8 tahun.

Netanyahu juga mengkritik laporan tim investigasi PBB yang dipimpin Hakim Goldstone seputar dampak agresi Israel ke Jalur Gaza. (seto/pip)


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (11 orang menilai, rata-rata: 9,45 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Naskah Terkait Sebelumnya:


Akses http://www.dakwatuna.com/wap dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Kirim Print
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • BlinkList
  • email
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • PDF
  • Ping.fm
  • Reddit
  • Slashdot
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • MSN Reporter

Kirim komentar Anda

XHTML: Anda dapat menggunakan tag berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Catatan: Redaksi menerima komentar terkait naskah yang ditayangkan, maksimal sebanyak 500 karakter. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim dan tidak menggambarkan pandangan Redaksi. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap spam, tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau hal negatif lainnya yang terkait dengan penyakit lidah (afatul lisan). Komentar yang mengandung alamat/URL situs web, pada umumnya dianggap sebagai spam yang akan dihapus oleh sistem secara otomatis. Jaga privasi Anda sendiri dengan tidak mencantumkan alamat email dan nomor telepon Anda di ruang komentar ini.

   sisa karakter

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »