Home / Berita / Krisis Palestina, Krisis Kemanusiaan

Krisis Palestina, Krisis Kemanusiaan

jurnalis-turki-toson
Kolumbis dan Jurnalis, Rasool Toson

dakwatuna.com – San’a, Seorang kolumnis, Rasool Toson, mantan anggota parlemen Turki mengatakan bahwa masalah Palestina bukan milik Palestina atau bangsa Arab atau kawasan Timur Tengah saja, namun ia masalah kemanusiaan sebelum yang lain. Ia menegaskan bahwa tidak ada beda antara rakyat Palestina dan Turki, keduanya memiliki dimensi perjanjian sejarah dan budaya, dan dimensi keimanan sebelum segala sesuatu.

Dalam dialog khusus dengan radio “Suara Palestina” Toson mengungkapkan kuatnya hubungan antara dua bangsa Turki dan Palestina.

“Kami tidak membebakan Palestina dari Turki, meski ada perbatasan atau pernghalang, kami menilai dua bangsa ini sebagai satu bangsa. Persaudaraan dalam iman cukup bagi kami.” tegas Toson.

Ia menambahkan, “Karenanya, masalah Palestina adalah masalah seluruh dunia, dan masalah kaum muslimin khususnya. Kami adalah bagian dari dunia Islam, kami menilai masalah ini masalah kami.”

Soal kebenaran statemen “militer Israel yang tidak terkalahkan sudah menjadi militer yang tidak layak disebut”, mantan anggota parlemen Turki ini menegaskan bahwa tidak ada yang berlebihan dalam statemen tersebut.

“Kami selama beberapa tahun belakangan menyaksikan dua kekalahan militer Israel; kekalahan pertama di Libanon pada tahun 2006 dimana kelompok perlawanan Hizbullah memberikan pelajaran yang tidak bisa dilupakan Israel, dan kekalahan kedua kekalahan moral dan psikologi dalam agresi Israel di Gaza yang terakhir.”

“Kelompok perlawanan Hamas memiliki keistimewaan, jika tidak ada perlawanan, Israel pasti akan masuk ke Gaza dan akan melakukan apapun yang mereka inginkan. Namun perlawanan datang dengan membawa kekalahan Israel yang tak mereka lupakan selamanya. Perlawanan memberikan pelajaran kepada dunia seluruhnya bahwa militer yang dikatakan tidak terkalahkan itu kini terkalahkan.” (ip/ut)

About these ads

Redaktur: Samin Barkah, Lc., ME

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (7 votes, average: 9,71 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • syarif

    assalamu’alaikum saudaraku di dakwatuna, saya berharap dakwatuna terus menampilkan berita seputar kondisi saudara-saudara kita di luar indonesia selain di afganistan, seperti sudan, khasmir, yordania, irak, dan yang lainnya.

    semoga dakwatuna selalu sukses dan diberikan rahmat oleh Allah SWT. Amin
    wassalam

  • subhanallah…benarlah hadist yg mengatakan bersama kesulitsn ada kemudahan,now telah terlihat deh janji allah…

  • Adik Kurniawan

    assalamuaikum saudaraku yang selalu dalam keberkahan Allah…………
    apakah dangan kita cuma bisa diam katika melihat kezoliman dan penganiayaan saudara-saudara kita. Wahai saudara-saudara muslimku yang ada di dakwatuna marilah kita bersama menyadarkan saudara kita yang lain ……..Allahu’akbar

Lihat Juga

Aksi Solidaritas Palestina oleh LDK SSP STEI SEBI yang berlokasi di Car Free Day, Jakarta. Ahad (27/11/2016).  (Ahmad Jundi Taqiyuddin/LDK SSP STEI SEBI)

Aksi Solidaritas Untuk Palestina di Car Free Day Jakarta