Topic Archives: politik

Membangun Kepedulian Berpolitik

Di dalam fiqh, terdapat tingkatan keilmuan seseorang dalam usahanya berijtihad. Yang paling dasar ialah 1. Muqallid, 2. Muttabi’, dan yang paling tinggi ialah 3. Mujtahid. Mujtahid banyak ragamnya. Adapun yang paling umum adalah mujtahid mazhab, dan mujtahid mutlak. Mujtahid mutlak yang paling tinggi. Dengan adanya pengetahuan derajat keilmuan seperti ini, setidaknya kita harus semakin giat menuntut ilmu, agar tingkat kelayakan kita dalam mengambil keputusan politik pun terus meningkat.

Baca selengkapnya »

Politik di Dalam Islam

Dalam perpolitikan Islam itu memiliki prinsip-prinsip, yaitu musyawarah, yaitu memecahkan masalah dengan cara bermusyawarah atau bersama-sama. Keadilan, yaitu berlaku adil kepada sesama dan menempatkan sesuatu pada tempatnya. Kebebasan, yaitu bebas berpendapat dan bersikap sesuai dengan ketentuan syariat. Persamaan, yaitu memandang kepada sesama itu setingkat dan sederajat, dan yang dapat membedakannya adalah ketakwaan kepada Allah. Hak menghisab (rukyah).

Baca selengkapnya »

Sensitifnya Dunia Politik Bagi Kaum Hawa

Syeikh Hasan Al-Banna menyatakan bahwa politik adalah memperhatikan urusan umat, luar dan dalam negeri, intern dan ekstern, secara individu dan masyarakat secara keseluruhan bukan terbatas pada kepentingan golongan semata. Jika di Indonesia diberlakukan 30% wanita perwakilan dalam parlemen. Insya Allah keterlibatan wanita dalam dunia politik mampu menjadikan wanita peduli dengan politik dan negara ini akan menjadi lebih baik.

Baca selengkapnya »

Politik, Ladang Amal di Antara Pujaan dan Celaan

Tanggapan Atas Kritik dan Celaan Terhadap Dai yang Berpolitik dakwatuna.com – “Katakanlah: sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya, dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri (kepada Allah).” (QS. Al-An’am: 162-163) Ayat di atas memiliki …

Baca selengkapnya »

Islamnya Pak Harto

Terlalu sulit untuk dipenuhi, tak seperti mereka. Ketika sebuah rezim yang korup meminta untuk menjadi stempel atas kezhalimannya, seburuk apapun, untuk duduk dengan nyaman di belakang penjilat. Namun keteguhan itu mungkin belum sempurna, ketika mengusir seorang sahabat yang belepotan dengan kotoran, menjauhkannya agar ia tak mengotori. Bukannya menolong dan membersihkan untuk kemudian bisa nyaman berdekatan dengannya.

Baca selengkapnya »

Buta Politik, Buta Pemimpin

Buta yang terburuk adalah buta politik, dia tidak mendengar, tidak berbicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Dia tidak tahu bahwa biaya hidup, harga kacang, harga ikan, harga tepung, biaya sewa, harga sepatu dan obat, semua tergantung pada keputusan politik.

Baca selengkapnya »

Mengubah Paradigma Politik

“Politik itu kotor”, begitulah kebanyakan orang menilai politik. Bukan begitu?? Bahkan banyak umat muslim saat ini yang memiliki paradigma seperti itu, menganggap politik adalah sesuatu yang tidak diperlukan dalam agama. Perlu kita ketahui ternyata pemikiran “politik itu kotor” adalah sebuah mitos yang sengaja digembar-gemborkan untuk menghancurkan mentalitas politik umat Islam.

Baca selengkapnya »
Organization