Topic Archives: Kebaikan

Perempuan Cahaya dan Gadis Kecil

Keduanya larut meresapi kekhusyuan yang harus mereka hadirkan di setiap shalat mereka. Seketika dari kejauhan, langit-langit di atas sana terlihat rumah sederhana itu bersinar. Penduduk langit menyaksikan, kedua manusia yang selalu teguh menjalani hidupnya. Hidup yang dihias dengan sabar dan shalat. Meyakini hidup hanya sebuah ladang untuk menanam kebaikan yang kelak mereka petik hasilnya ketika kehidupan akhirat harus dimulai.

Baca selengkapnya »

Bayang-Bayang Cermin yang Berdebu

“Kemarin aku baca surat Ali Imran ayat 134 artinya seperti ini …dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memberi maaf orang lain, dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan. Maka dari itu, amarah itu harus dikendalikan Dil. Sekarang saatnya kita untuk muhasabah diri. Coba kita lihat kembali diri kita, kesalahan-kesalahan apa saja yang telah kita lakukan kepada Allah maupun sesama manusia?” jelasku.

Baca selengkapnya »

Menunggu Hujan

Mungkin kita sering mendengar ungkapan-ungkapan, “Saya akan menyumbang masjid sekian juta kalau nanti saya sudah kaya, saya akan menikah kalau sudah penghasilan sekian juta, saya akan a dan b jika sudah ...” Sadarkah bahwa itu semua adalah kita sedang menunda-nunda untuk berbuat kebaikan. Yang menjadi pertanyaan, apakah benar berbuat baik harus menunggu kaya? Apakah benar memberi harus menunggu ada lebihan? Apakah benar membahagiakan harus dengan harta? Usah menunggu datangnya hujan atau menunggu hujannya reda. Teruslah berbuat baik, tak usah menunggu waktu.

Baca selengkapnya »

Kitalah Sebaik-Baiknya Orang Itu?

Melakukan hal yang bermanfaat untuk diri dan orang lain, cukup dikatakan sudah sukses. Banyak hal yang bisa kita lakukan. Misalnya, membantu orang tua kita membeli yang dibutuhkan untuk masak atau apa pun yang bisa meringankan bebannya. Berdakwah mengajak kebaikan kepada saudara kita baik secara lisan, tulisan atau keduannya. Bersedekah sebagian harta kita kepada yang membutuhkan dan masih banyak yang lainnya. Kalian pasti lebih tahu daripada saya.

Baca selengkapnya »

Perbuatan Baik Tidak Akan Disia-Siakan

Perbuatan baik atau buruk sekecil apapun akan tetap mendapat ganjaran dari Allah SWT. “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat biji dzarrah (biji atom) niscaya dia akan menerima (balasan)nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat biji dzarrah (biji atom)pun niscaya dia akan menerima balasannya.”(QS. Al-Zalzalah (99)7-8). Yakinkan diri agar tetap melakukan perbuatan baik, meskipun berat. InsyaAllah. Allah akan membalas perbuatan baik kita. Tidak ada perbuatan baik yang berujung pada sia-sia. Karena Allah melihat apa yang kita perbuat dan malaikatpun akan mencatat.

Baca selengkapnya »

Lelaki yang Berutang Demi Menjamuku

Luar biasa rasanya mendapati orang-orang seperti ini. Secara pribadi, aku memang meninggalkan uang kepada Baba Aslam sebagai ganti sewa penginapan dan biaya makan kami selama di Srinagar. Bagaimanapun, tak bisa kukhianati kebaikan-kebaikan itu. Kebaikan yang langka, kebaikan yang bahkan sulit kudapati di tanah kelahiranku. Kebaikan yang tertanam karena keyakinan akan sebuah persaudaraan, sebuah ajaran mulia dalam agama Islam yang mereka yakini kebenarannya. Kebaikan yang bersandar pada keyakinan akan Allah swt.

Baca selengkapnya »

Antara Worldview dengan Tuntutan Kebaikan

Cara pandang kita belum benar. Masih ada subjektivitas serta rasa pasrah yang berlebihan. Cara pandang kita sebagai seorang muslim sejati seharusnya bisa lebih terbuka. Karena dengan Islamlah manusia menjadi lebih mulia. Dengan islamlah segala permasalahan dapat diselesaikan. Semoga kita senantiasa diberikan kemampuan untuk berpikir lebih jernih dan menjadikan nilai-nilai Islam sebagi core Idea dalam merumuskan worldview kita. Yang nantinya berdampak pada aktivitas dan peran kita dalam menyebarkan kebaikan di masyarakat.

Baca selengkapnya »

Kacamata Air Dua Kulah

Yang dimaksud air dua kulah adalah jumlahnya berkisar 216 liter. Air tersebut menjadi air mutlak (air suci dan bisa digunakan untuk mensucikan sesuatu) dan tidak musta’mal (air bekas bersuci dan tidak bisa mensucikan sesuatu), bila ukurannya minimal dua kulah. Ini adalah pandangan bagaimana Islam memandang proporsional dua kutub antara kebaikan dan kekurangan orang lain. Jika faktanya adalah kebaikan atau ketakwaannya masih lebih banyak dari keburukannya dan tidak merusak amal kebaikannya. Keburukan yang bukan menjadi karakter pribadi maka sesungguhnya ia adalah orang baik.

Baca selengkapnya »
Organization