Home / Dewi Setiya Ningrum

Dewi Setiya Ningrum

Mahasiswi STEI SEBI dan penerima manfaat BEASTUDI Ekonomi Syariah Dompet Dhuafa. Memiliki hoby memasak dan suka merangkai kata.

Jodoh yang Aku Pinjam

Hari yang aku tunggu-tunggu sudah tiba. Mencari jodoh bukan berarti kita harus sok tahu. Bukan berarti pula kita harus memaksa apa yang telah Allah takdirkan. Yakinlah bahwa Allah telah menyiapkan jodoh yang terbaik untuk kita semua. Bukan berarti ketika kita yakin bahwa ia adalah jodoh kita, maka ia adalah jodoh yang Allah takdirkan juga untuk kita. Belum tentu ketika kita yakin bahwa ia adalah jodoh kita namun tidak kunjung berkomitmen, maka itu adalah jodoh yang Allah takdirkan untuk kita. Bisa jadi orang yang saat ini dekat dengan kita, orang itu adalah jodoh milik orang lain yang sedang kita pinjam.

Baca selengkapnya »

E-Commerce Solusi Bagi UMKM

E-commerce merupakan peluang besar bagi para UMKM dalam mengembangkan usahanya. Cara mudah dalam penggunaan e-commerce bagi para UMKM sangat mudah. Para UMKM setempat (dalam lingkup daerah) dapat membentuk suatu kelompok usaha di mana dalam kelompok usaha tersebut dapat dibuat suatu program pemasaran melalui internet untuk memudahkan para UMKM dalam memasarkan produknya. Dalam media tersebut dapat dijual berbagai produk-produk dari berbagai macam UMKM.

Baca selengkapnya »

Bank Syariah Harus Optimalkan Fintech

Financial technology (FinTech) merupakan salah satu sektor industri dalam perekonomian yang terdiri dari para perusahaan yang menggunakan teknologi untuk memberikan layanan keuangan secara lebih efisien. Menurut laporan dari Accenture menyebutkan bahwa nilai investasi ke dalam bidang fintech selama sembilan bulan pertama tahun 2015 mencapai US$ 3,5 miliar. Angka tersebut hampir mencapai empat kali lebih besar dari angka US$ 880 juta yang tercatat sepanjang tahun 2014. Sehingga dapat diprediksi akan terjadi peningkatan nilai investasi dalam bidang fintech pada tahun 2016.

Baca selengkapnya »

Bayang-Bayang Cermin yang Berdebu

“Kemarin aku baca surat Ali Imran ayat 134 artinya seperti ini …dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memberi maaf orang lain, dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan. Maka dari itu, amarah itu harus dikendalikan Dil. Sekarang saatnya kita untuk muhasabah diri. Coba kita lihat kembali diri kita, kesalahan-kesalahan apa saja yang telah kita lakukan kepada Allah maupun sesama manusia?” jelasku.

Baca selengkapnya »

Langkah Mudah Crowdfunding

Menebarkan manfaat secara berjamaah dapat dilakukan melalui sebuah lembaga baik lembaga sosial maupun pendidikan. Salah satu lembaga pendidikan yang memiliki cita-cita untuk menebarkan manfaat kepada masyarakat luas adalah Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI. Melalui Sebi Social Fund, kampus STEI SEBI memiliki sebuah mimpi untuk memberikan beasiswa full kepada seluruh mahasiswa. Sebab menurut Bapak Endang Ahmad Yani selaku wakil Ketua IV kampus STEI SEBI mengatakan bahwa pendidikan dipengaruhi oleh infrastruktur, akses beasiswa, dan kualitas.

Baca selengkapnya »

Evaluasi Satu Tahun Penerapan Dana Desa

Belakangan ini pemerintah sangat memperhatikan mengenai masalah pemerataan pembangunan salah satunya dengan mulai ditetapkannya Undang-Undang tentang desa no. 6 tahun 2014 yang kemudian disusul oleh munculnya PP NO. 60 tahun 2014 mengenai dana desa. Program pemerintah yang telah dijalankan mulai dari satu tahun yang lalu memang memiliki dampak positif bagi pembangunan desa. Tahun 2015 pemerintah mencairkan dana desa sebesar Rp 20,7 triliun untuk 74.093 desa di seluruh Indonesia.

Baca selengkapnya »

Urgensi Waktu Dalam Kehidupan

Pemanfaatan waktu harus digunakan dengan sebaik mungkin agar waktu tersebut menjadi bermanfaat dan dapat menambah amal kebaikan bagi kita semua. Menjadi baik atau jahat adalah suatu pilihan hidup. Semua itu dapat dilihat dari bagaimana kita dapat memanfaatkan waktu kita dan berpikir sebelum bertindak agar tidak terjadi penyesalan di kemudian hari.

Baca selengkapnya »

Inovasi Kepedulian dalam Bentuk Sosial Ekonomi

Inovasi dalam kepedulian dapat ditunjukkan dalam bentuk sosial ekonomi, yaitu di mana kita peduli dengan keadaan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan ilmu-ilmu sosial sebagai bentuk kepedulian. Inovasi kepedulian tersebut perlu ditiru dan dikembangkan khususnya bagi para pelopor ekonomi syariah. Sebab berbicara ekonomi syariah maka berbicara sektor riil, bagaimana cara menumbuhkan kepedulian untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat menengah ke bawah dengan sektor riil.

Baca selengkapnya »