Home / Arsip Kata Kunci: dosa

Arsip Kata Kunci: dosa

Ketika Allah Menegur Seketika

Sufyan Ats-Tsauri berkata, “Aku pernah terhalang (tidak bangun) untuk mengerjakan shalat malam selama lima bulan disebabkan satu dosa yang aku lakukan.” Ditanyakan kepada beliau, “Dosa apakah itu?” Beliau menjawab, “Aku melihat seorang laki-laki yang menangis, lalu aku katakan di dalam hati bahwa itu pura-pura saja.”

Baca selengkapnya »

Mengenal Maksud dan Pengertian Istidraj

Istidraj adalah kesenangan dan nikmat yang Allah berikan kepada orang yang jauh dari-Nya yang sebenarnya itu menjadi azab baginya apakah dia bertobat atau semakin jauh. Jika kita dapati seseorang yang semakin buruk kualitas ibadahnya, semakin tidak ikhlas, berkurang kuantitasnya, sementara maksiat semakin banyak, baik maksiat kepada Allah dan manusia...

Baca selengkapnya »

Kembali ke Jalan yang Benar

Usaha mengatasi kabut asap telah dilakukan, seperti memadamkan kebakaran hutan dan memberi sanksi pada pembakar lahan atau hutan. Namun hasilnya belum dirasakan betul bahkan justru kabut asap semakin pekat karena semakin luasnya areal perkebunan yang terbakar. Lalu apa yang harus kita lakukan? Sungguh, jalan yang harus ditempuh manusia seperti yang dikemukakan pada ayat di atas adalah segera kembali ke jalan yang benar. Maksudnya, kita hendaknya segera bertaubat dengan sungguh-sungguh (taubat nasuhah). Dengan cara ini diharapkan musibah akan dapat teratasi dan suasana alam kembali asri

Baca selengkapnya »

Mengenal Negative Interest Rate: Sebuah Proses “Pengakuan Dosa” Kapitalisme

Pada akhirnya kita harus mengakui bahwa kapitalisme sedang dalam proses menuju berbenah—untuk lebih halus dalam menyebutkan kata “kehancuran”. Bunga sebagai instrumen utama dalam analisis moneter ternyata gagal menggerakkan perekonomian, sehingga harus ada pengkajian ulang. Atau jangan-jangan, bunga seharusnya dilarang saja. Dan itulah yang dianjurkan oleh islam jauh sebelum ilmu ekonomi berkembang, jauh sebelum paham moneter menjadi salah satu paham mainstream dalam ilmu ekonomi.

Baca selengkapnya »

Haram atau Dosa yang Lebih Tinggi?

Jadi, Haram dan Berdosa itu lebih tinggi berdosa, karena Haram belum tentu berdosa. Tetapi Penulis ingatkan ke beliau bahwa meninggalkan Ibadah yang diperintahkan Allah swt tidak haram statusnya tetapi berdosa. Sang Manager senior inipun tertawa terpingkal-pingkal. Setelah itu, tak lama kemudian setelah meeting dengan Presiden Direktur bubar, beliau memanggil Saya "Pak Adi, Kamu sebagai anak muda jangan alergi dengan kritik Saya yang sudah mau pensiun ini, tak lama lagi Saya pensiun dan Kamu sebagai anak muda harus meneruskan perjuangan dan harus selalu siap dengan kritik saat menjadi Pemimpin"

Baca selengkapnya »