Home / Magiril Sabily Muwahhid

Magiril Sabily Muwahhid

Biasa dipanggil Magiril oleh banyak orang. Kelahiran provinsi Riau yang tepatnya di kota Pekanbaru. Orang tua bernama (Alm) Syahrul Ashandra dan Ummu Khadijah. Anak pertama dari 5 bersaudara. Lulusan dari pesantren Al-Ihsan Boarding School Riau, kemudian Alhamdulillah dengan izin Allah swt dapat berkesempatan untuk kuliah di Universitas Al-Azhar, Cairo hingga sekarang. Sekarang masih menempuh strata satu, jurusan Syari'ah Islamiyah.

Rasulullah SAW Menjaga Perasaan Istrinya

Aisyah RA pergi menuju Baginda Nabi SAW untuk minta maaf, namun reaksi Rasulullah SAW sangat luar biasa, beliau tersenyum bahagia dan mengatakan bahwa air minum itu rasanya enak sekali. Rasulullah SAW menghargai dan mengapresiasi setiap hasil usaha pelayanan dari Istrinya tercinta, dan tidak ingin menyakiti perasaan istrinya dengan mengatakan "Bahwa minuman ini tidak enak", sekali TIDAK! Namun beliau menikmati air tersebut.

Baca selengkapnya »

Putus Asanya Pohon Gorgot

Dari dalam pohon mereka melihat pemandangan neraka dimana-mana termasuk rumah mereka baru saja dihujam oleh roket. Mereka mulai kehilangan harapan, stress, dan penuh dengan putus asa. Mereka mulai berfikir untuk bunuh diri sebagai yahudi dari pada mati dengan roketnya orang-orang muslim. Sebuah tali tergantung di batang pohon gorgot, Gross dan Elsa mulai memasangnya di leher mereka masing-masing. Keputus asaan sudah menyelimuti jiwa mereka sehingga bunuh dirilah sebagai pilihan hidup, padahal tak satu pun roket yang menyasar ke arah mereka.

Baca selengkapnya »

Di Saat Yahudi Menjadi Tamu Kita

“Ayo Ismail kita harus cepat, karena tentara-tentara Israel akan menuju kemari dan roket-roket dari gaza juga sedang mengarah kemari untuk menghancurkan musuh-musuh Allah.” Dengan bergegas mereka kabur melalui terowongan bawah tanah yang telah mereka buat dari gaza hingga rumah orang tua Ismail di Tel Aviv. Sedangkan mobil-mobil militer israel berdatangan dari segala arah mengepung rumah tersebut. Ketika para tentara tersebut memasuki rumah, tidak ada satu orang pun yang mereka temukan kecuali mayat-mayat teman mereka yang telah tertembak mati. Tiba-tiba terdengar suara dari langit, salah seorang dari luar rumah berteriak, “Awas! Ada roket mendekat!” ‘dhuaaaarrrr’ beberapa roket menghancurkan lokasi tersebut. Allahu akbar! Allah swt memberikan kemenangan kepada prajurit-prajurit HAMAS.

Baca selengkapnya »