Topic
Home / Berita / Internasional / Afrika / Referendum Mesir, Cara As-Sisi Untuk Berkuasa Hingga 2030

Referendum Mesir, Cara As-Sisi Untuk Berkuasa Hingga 2030

Pemimpin kudeta Mesir, Abdul Fatah As-Sisi (aa.com.tr)

dakwatuna.com – Kairo. Warga Mesir menggunakan hak pilihnya dalam referendum tiga hari pada akhir pekan ini, Sabtu (20/04/2019) kemarin.

Referendum tersebut adalah tentang perubahan konstitusional yang dapat memungkinkan Presiden Abdel Fattah al-Sisi untuk tetap menjabat sampai 2030 dan meningkatkan peran militer yang kuat.

Pendukung Sisi menilai, referendum merupakan hal yang sangat perlu dilakukan guna memberinya lebih banyak waktu untuk menyelesaikan proyek-proyek pembangunan besar dan reformasi ekonomi.

Namun para kritikus mengatakan mereka memusatkan lebih banyak kekuasaan di tangan Sisi dan mengembalikan Mesir ke model otoriter.

Di sisi lain, seperti dimuat Reuters, pengamat mengatakan partisipasi pemilih akan menjadi ujian bagi popularitas Sisi, yang telah dilemahkan oleh langkah-langkah penghematan sejak tahun 2016 lalu.

Sisi diketahui terpilih kembali tahun 2017 lalu dengan 97 persen suara, namun dengan partisipasi pemilih rendah, yakni 41 persen. (whc/dakwatuna.com)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Trump Gelar Buka Puasa Bersama Tanpa Kehadiran Komunitas Muslim

Figure
Organization