Home / Berita / Internasional / Asia / Sebanyak 800 Keluarga Palestina Terancam Diusir dari Al-Quds

Sebanyak 800 Keluarga Palestina Terancam Diusir dari Al-Quds

Pemandagan di Sheikh Jarrah Al-Quds yang dihuni ratusan keluarga Palestina. (Aljazeera0
dakwatuna.com – Al-Quds. Lebih dari 800 keluaga Palestina terancam diusir paksa dari Kota Al-Quds oleh pemerintah Zionis Israel. Data ini diungkap oleh Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) di kota terjajah tersebut.

Pengadilan Israel sedang mempertimbangkan kasus yang diajukan oleh pemukim Zionis terhadap ratusan keluarga Palestina. Dalam gugatan tersebut, pemukim meminta agar ratusan keluarga Palestina itu diusir dan wilayahnya diserahkan kepada para pemukim.

Dalam laporannya, OCHA juga menyebut ada puluhan keluarga Palestina yang terancam diusir dari wilayah Sheikh Jarrah di Al-Quds. Hal ini setelah pengadilan Israel memutuskan untuk mendukung organisasi pemukim Zionis untuk mengevakuasi keluarga Palestina tersebut.

OCHA menambahkan, saat ini ada sekitar 3500 pemukim Israel yang tinggal di wilayah Palestina di Al-Quds Timur. Mereka menguasai properti milik Palestina secara paksa dan dengan dukungan dari pemerintah Zionis. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Netanyahu Rayakan ‘Rekonsiliasi Arab’ dengan Rampas Rumah Palestina dan Tutup Masjidil Aqsha

Organization