Home / Berita / Internasional / Asia / PBB Desak Israel Izinkan Bahan Bakar Masuk Gaza

PBB Desak Israel Izinkan Bahan Bakar Masuk Gaza

Pembangunan tembok pemisah di Jalur Gaza. (islammemo.cc)
dakwatuna.com – Jalur Gaza. Koordinator Kemanusiaan PBB di Palestina Jamie McGoldrick menyeru Israel untuk segera mengizinkan bahan bakar masuk ke Jalur Gaza. Sebelumnya, PBB telah menyiapkan bahan bakar darurat untuk wilayah terblokade tersebut.

“Membatasi masuknya bahan bakar darurat ke Gaza adalah praktik berbahaya, dengan konsekuensi serius pada hak-hak warga di Gaza,” kata McGoldrick, Rabu (08/08).

“Kesejahteraan dua juta orang, yang setengahnya adalah anak-anak, dipertaruhkan,” imbuhnya. “Tidak dapat diterima bahwa warga Gaza berulang kali harus dijauhkan dari elemen paling mendasar dari kehidupan bermartabat mereka.”

Israel baru-baru ini menutup pintu Karem Abu Salem, yang menjadi satu-satunya jalur perdagangan Gaza. Tindakan itu diambil sebagai hukuman atas teror layang-layang api yang terus diterbangkan warga Gaza ke arah permukiman Zionis.

Israel juga melarang seluruh pengiriman yang menuju Gaza, termasuk bahan bakar. Hanya makanan dan obat-obatan yang diizinkan masuk.

Koordinator PBB mengatakan Gaza “sangat membutuhkan solusi jangka panjang sehingga kita dapat bergerak melewati siklus krisis yang berulang atau memburuk, termasuk bahwa otoritas Palestina memprioritaskan penyediaan bahan bakar untuk layanan vital”.

“Israel harus menghilangkan pembatasan yang ada, termasuk pada saat masuknya bahan bakar darurat nanti,” lanjut McGoldrick.

Sejak 2007 silam, Jalur Gaza yang menjadi rumah bagi 2juta orang itu telah mengalami blokade ketat dari Zionis Israel. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Qatar: Negara Kami Jauh Lebih Kuat meski Diboikot

Organization