Home / Berita / Internasional / Asia / Putra Mahkota Arab Saudi: Aku Suka Bekerja dengan Trump

Putra Mahkota Arab Saudi: Aku Suka Bekerja dengan Trump

Raja dan Putra Mahkota Arab Saudi. (Al Jazeera)
dakwatuna.com – Riyadh. Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman (MBS) mengapresiasi hubungan kerajaannya dengan pemerintahan Amerika Serikat saat ini.

Hal itu disampaikan hanya beberapa saat setelah Presiden AS Donald Trump menyebut Saudi tidak akan bertahan lebih dua pekan tanpa perlindungan Washington.

“Aku suka bekerja dengannya (Trump),” kata MBS kepada perusahaan media asal AS, Bloomberg. Media itu juga menyebut kedua pemimpin telah mencapai banyak hal bersama, “terutama dalam hal melawan ekstremisme, ideologi ekstrem, terorisme dan Daesh (sebutan lain untuk ISIS)”.

Pangeran berusia 33 tahun itu tidak menampik adanya perselisihan bagi sekutu. Salah satu di antara keduanya, imbuh MBS, pada akhirnya harus menerima bahwa “setiap teman akan mengatakan hal-hal baik dan hal-hal buruk”.

“Jadi, Anda tidak akan menemukan teman yang mengatakan 100 persen hal baik tentang Anda, atau keluarga. Anda mungkin akan salah paham. Jadi, kami menganggapnya ke dalam kategori itu.”

Saat berkampanye di Mississippi untuk pemilihan umum paruh waktu, Rabu (03/10), Trump mengungkapkan bahasa yang kurang diplomatis tentang Arab Saudi. Bahkan ia menyebut negara beribukota di Riyadh itu tidak bertahan lebih dua pekan tanpa perlindungan militer Washington.

“Kami melindungi Arab Saudi. Anda akan mengatakan mereka kaya? Dan aku mencintai raja, Raja Salman. Tapi aku katakan: Raja, kami melindungi Anda. Anda mungkin tidak berada di sana lebih dua pekan tanpa perlindungan kami,” kata Trump.

Para pendukungnya yang hadir kala itu kemudian bertepuk tangan.

Tampaknya itu bukan pertama kali bagi Trump mengangkat isu serupa. Pada awal 2015, Trump mengungkapkan bahwa Saudi harus membayar lebih jika menginginkan perlindungan AS.

“Jika Arab Saudi, negara penghasil satu miliar dolar per hari dari minyak, menginginkan bantuan dan perlindungan kami, mereka harus membayar mahal. TIDAK GRATIS,” tulis Trump di Twitter tertanggal 26 Maret 2015. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Sumber: Emir Qatar Tidak Akan Hadir KTT Teluk 2018 di Riyadh

Organization