Home / Berita / Internasional / Asia / Raja Salman Minta Bantuan AS untuk ‘Operasi Militer Rahasia’

Raja Salman Minta Bantuan AS untuk ‘Operasi Militer Rahasia’

Keluarga Kerajaan Arab Saudi. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Washington. Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud meminta bantuan kepada Presiden AS Donald Trump untuk sebuah operasi militer rahasia. Hal itu sebagaimana diungkap Trump dan dimuat dalam sebuah artikel di Washington Post.

Menurut penulis Josh Rogin, Trump menyampaikan pada Raja Salman bahwa bantuan itu tidak gratis. Arab Saudi, menurut Trump harus membayar “empat miliar dolar untuk mendapat bantuan AS”.

Namun, Trump tidak menjelaskan secara rinci terkait operasi yang dimaksud.

Trump dan Raja Salman diketahui mengadakan pembicaraan telepon akhir pekan lalu. Menurut keterangan Gedung Putih, keduanya membahas soal ‘kekhawatiran regional’.

Sementara Reuters menyebutkan, Trump menyampaikan pernyataan tidak diplomatis kepada penguasa Saudi tersebut, Selasa (02/10) lalu.

Saat itu, di hadapan para pendukungnya, Trump menyampaikan pada Raja Salman tidak akan bertahan lebih dari dua pekan tanpa perlindungan AS.

“Kami melindungi Arab Saudi. Apakah Anda akan mengatakan mereka kaya? Dan aku mencintai raja, Raja Salman. Tapi aku katakan, “raja, kami yang melindungi Anda. Anda mungkin tidak berada di sana selama dua pekan tanpa kami. Anda harus membayar untuk militer’. Anda harus membayar,” kata Trump.

Sabtu lalu, Trump menyebut Raja Salman memiliki triliunan dolar. Ia menambahkan, tanpa Amerika Serikat “hanya Tuhan yang tahu bagaimana nasib” Arab Saudi. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan: Saya Kenal Pembunuh Jamal Khashoggi

Organization