Home / Berita / Internasional / Asia / Meski Kondisi Sulit, Turki Bertekad Selesaikan Megaproyek Kanal Istanbul

Meski Kondisi Sulit, Turki Bertekad Selesaikan Megaproyek Kanal Istanbul

Pemandangan Istanbul dari ketinggian. (Dentons)
dakwatuna.com – Ankara. Turki bertekad akan terus menggali kanal sepanjang 45 km yang berjalan paralel dengan Bosphorus, kata Menteri Lingkungan Hidup Turki Murat Kurum, meskipun pemerintah membekukan sejumlah proyek untuk mengendalikan pengeluaran.

Pekerjaan kanal akan dimulai tahun ini. Megaproyek tersebut merupakan rancangan yang diperjuangkan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Namun pada Jumat (14/09) lalu, pemimpin Turki itu meragukan skema $ 16 miliar tersebut. Hal ia sampaikan saat mengatakan pemerintahnya tidak akan mempertimbangkan investasi baru.

Kurum menjelaskan, pihaknya terus berupaya mendapatkan lahan di sepanjang rute kanal, mengembangkan rencana dengan kontraktor.

“Kanal Istanbul adalah proyek paling penting dalam rencana kerja 100 hari kementerian kami,” kata Kurum, dikutip dari kantor berita Anadolu.

Kanal ini, yang akan menghubungkan Laut Hitam dan Laut Marmara di utara dan selatan Istanbul, nantinya akan mengurangi lalu lintas di Selat Bosphorus, jalur pelayaran global utama.

Proyek ini juga akan menggambar ulang tata ruang salah satu kota terbesar di Eropa tersebut, di mana sisi barat Istanbul akan diubah menjadi sebuah pulau. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 4,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Negara-negara Eropa Dukung Penuh Turki Usut Tuntas Kasus Khashoggi