Home / Berita / Internasional / Asia / (Foto) Sedih Begitu Mendalam, Hanya Ini yang Mampu Diucapkan Ayah Balita Ilan Al-Kurdi

(Foto) Sedih Begitu Mendalam, Hanya Ini yang Mampu Diucapkan Ayah Balita Ilan Al-Kurdi

Jenazah Ilan diangkat petugas (nawaret.com)
Jenazah Ilan diangkat petugas (nawaret.com)

dakwatuna.com –Suriah. “Istri dan anak-anak saya meninggal…,” dengan tercekat hanya itu yang mampu diucapkan Abdullah Al-Kurdi saat menelpon kerabatnya di Jerman, menyampaikan musibah yang dialaminya sekeluarga di Laut Tengah.

Rekaman video jenazah anak balita Ilan di bibir pantai Turki telah menyulut kemarahan netizen dan dunia terhadap kusutnya kondisi di Suriah yang tidak kunjung selesai.

Ilan tewas bersama saudaranya Ghalib Al-Kurdi dan ibunya Raihan setela perahu yang mereka tumpangi untuk hijrah ke Eropa terbalik, dan mereka tidak memakai pelampung atau alat pengaman lainnya.

Sebagaimana dikutip Islam Memo dari harian Inggris Daily Mail (3/9/2015), Abdullah menghubungi salah seorang kerabatnya mengabarkan bahwa perahu yang dia tumpangi bersama istri dan anak-anaknya terbalik di tengah lautan setelah 30 menit mencoba menyeberangi Laut Tengah menuju Eropa dari pantai Turki.

Saudara Abdullah, Thimah Al-Kurdi, yang menetap Frankfurt, Jerman, menyebutkan bahwa Abdullah berkata sedang mencoba kembali ke Kubani,Suriah, untuk memakamkan istri dan kedua anaknya.

Abdullah bersama kedua anaknya (islammemo.cc)
Abdullah bersama kedua anaknya (islammemo.cc)

Menurutnya, sedih yang begitu mendalam menjadikan Abdullah bahkan menyebutkan ingin dikuburkan bersama orang-orang yang dicintainya itu. Sebelumnya, Thimah berusaha membantu proses imigrasi Abdullah sekeluarga ke Kanada, tetapi ditolak oleh pihak Eropa.

Berdasarkan penelusuran Daily Mail terhadap akun Facebook Abdullah, didapatkan bahwa dia tinggal di Damascus saat konflik meletus, dan sebelum itu dia pernah tinggal di Istanbul, Turki.

Peristiwa perahu terbalik dan menewaskan puluhan warga Suriah terjadi berulang kali di perairan Turki saat ini. Peristiwa ini meningkat setelah Uni Eropa semakin mempersulit imigran asing untuk masuk dan menetap di kawasan itu. (rem/dakwatuna)

Sumber: Islam Memo

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Komunitas Muslim Jerman Minta Aparat Jaga Seluruh Masjid

Organization