Home / Berita / Internasional / Dipenjara Rezim Kudeta Mesir, Putri Al-Qaradhawi Lakukan Mogok Makan

Dipenjara Rezim Kudeta Mesir, Putri Al-Qaradhawi Lakukan Mogok Makan

Ala Al-Qaradhawi ditangkap rezim kudeta Mesir sejak Juni 2017 lalu dengan tuduhan terlibat dalam organsasi terlarang. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Kairo. Pengacara dari putri Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi yang ditahan rezim kudeta Mesir melaporkan kondisi terkini kliennya. Ala Al-Qaradhawi saat ini melakukan mogok makan sebagai bentuk protes terhadap kezaliman yang menimpa dirinya. Aksinya ini sudah berlangsung sejak tanggal 26 Juni kemarin.

Menurut keterangan sang pengacara, mogok makan yang dilakukan Ala cukup berdampak positif, hingga pihak rezim kudeta mengurangi penyiksaan terhadap kliennya yang membuatnya dapat mati perlahan. Kondisi penjara pun lebih diperhatikan setelah sebelumnya sangat buruk dan menyedihkan.

Ala Al-Qaradhawi meminta kepada pengacaranya agar memperjuangkannya nasib dirinya di jalur hukum, agar segera bebas dari penjara rezim. Ia sendiri ditangkap tanpa ada kejelasan hukum dan alasan penangkapan.

Aksi mogok makan ini dilakukan oleh putri Syaikh Al-Qaradhawi setelah pengadilan pidana di propinsi Giza Mesir justru memperpanjang masa hukuman penjara terhadap dirinya selama 45 hari. Rezim kudeta Mesir menangkap Ala dan suaminya Hossam Khalaf pada awal bulan Juli 2017 lalu. Ala dipenjara dalam satu ruangan isolasi lebih dari 300 hari di salah satu penjara terburuk yang ada di Mesir.

Kini putri dari Ketua Persatuan Ulama Muslim Dunia sudah dipenjara selama 1 tahun lebih. Di dalam kurungan ia mendapati beragam penyiksaan, dilarang mendapat kunjungan dari keluarga dan pengacaranya, padahal itu merupakan hak dasar yang dimiliki oleh mereka dipenjara. (msy/dkw)

Sumber: Aljazeera.net

Redaktur: Muh. Syarief

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Wakil Direktur Studi Informasi Alam Islami (SINAI) Mesir 2008

Lihat Juga

Trump Pernah Juluki As-Sisi “Pembunuh Bedebah”

Organization