Home / Berita / Internasional / Asia / Raja Salman Habiskan 10 Hari Terakhir Ramadhan di Masjidil Haram

Raja Salman Habiskan 10 Hari Terakhir Ramadhan di Masjidil Haram

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz (islammemo.cc)
dakwatuna.com – Riyadh. Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud menghabiskan 10 hari terakhir di Masjidil Haram di kota Makkah al-Mukarramah. Hal ini merupakan rutinitas yang dilakukannya setiap tahun.

Diwartakan kantor berita Saudi (SPA), Raja Salman tiba di Makkah pada Senin (04/06) kemarin. Tujuannya untuk menghabiskan 10 malam terakhir di sisi Kakbah.

Disebutkan, sejumlah pangeran, ulama dan pejabat turut serta dalam penyambutan Raja Salman di Istana Shafa di Makkah.

Selama 10 hari terakhir Ramadhan, Makkah menjadi destinasi umat Islam di seluruh dunia untuk menjalankan umrah dan i’tikaf. Selain itu, bagi sejumlah politisi dan pemimpin juga menjadi kesempatan untuk bertemu Raja Salman selama ibadah umrah.

Raja-raja Saudi biasa menghabiskan 10 hari terakhir Ramadhan di kota Makkah dekat dengan Baitullah, Kakbah. Bahkan selama periode ini juga dikenal dengan ‘diplomasi 10 hari terakhir’. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 4,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Hamas: Menhan Israel Mundur, Kemenangan Politik bagi Gaza