Home / Berita / Internasional / Afrika / Menlu Turki: Krisis Teluk Terjadi Tanpa Sedikitpun Bukti dari Pemboikot Qatar

Menlu Turki: Krisis Teluk Terjadi Tanpa Sedikitpun Bukti dari Pemboikot Qatar

Menlu Turki (kiri) saat konferensi pers dengan Menlu Sudan di Khartoum. (Aljazeera.net)

dakwatuna.com – Khartoum. Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki, Mevlut Covusoglu, kembali menyatakan pendapatnya terkait krisis beberapa negara Teluk dengan Qatar. Menurutnya, krisis tersebut terjadi tanpa adanya bukti dari Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir sebagai pemboikot Qatar.

Dilansir Aljazeera.net, Selasa (26/12/2017), hal itu ia sampaikan saat konferensi pers dengan Menlu Sudan Ibrahim Ghandour di Khartoum. Ia menambahkan, Turki sangat mendukung mediasi yang dilakukan Kuwait. “Kita mengupayakan keamanan dan perdamaian untuk menyelesaikan krisis Teluk,” lanjutnya.

Selain itu, Covusoglu juga menyinggung hubungan negaranya dengan Mesir. Menurutnya, sampai saat ini Mesir belum menunjukkan sikap resmi dalam hal memperbaiki hubungan kedua negara. Ia juga menyebut rakyat Turki sangat menghormati rakyat Mesir.

Dalam hal lain, Covusoglu juga membantah adanya poros Turki-Qatar-Iran. Menurutnya hubungan yang terjalin antar negara-negara tersebut masih tergolong baru. Bahkan, tambahnya, Turki juga berselisih pandang dengan Iran dalam beberapa masalah seperti intervensi Iran di Irak. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Foreign Policy: Iran Bermain Api di Suriah

Organization