Home / Berita / Internasional / Asia / Raja Salman Dukung Strategi Baru Trump Lawan Iran

Raja Salman Dukung Strategi Baru Trump Lawan Iran

Raja Arab Saudi dan Presiden Amerika Serikat. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Riyadh. Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud, melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden AS Donald Trump (14/10) sore waktu setempat. Disebutkan, Raja Salman mendukung strategi yang diambil Trump untuk menghadapi Iran.

Dilansir dari Aljazeera.net, Ahad (15/10/2017), Raja Salman juga memuji peran kepemimpinan pemerintah AS yan baru. Dijelaskan, pemerintahan AS yang baru tahu akan besarnya tantangan dan ancaman yang ditimbulkan Iran.

Dalam pembicaraan tersebut, Raja Salman juga menekankan pentingnya untuk kerja sama dan ambil sikap tegas terhadap terorisme dan ekstremisme serta Iran sebagai sponsornya. Sementara itu, Trump menyebutkan komitmen AS untuk bekerja dengan seluruh sekutunya guna mewujudkan keamanan dan stabilitas dunia.

Sebelumnya, pemerintah Saudi pada Jumat (13/10) juga menyambut strategi Trump untuk melawan Iran tersebut. Dalam pernyataan resminya, pemerintah Saudi juga memuji ‘Visi’ Trump tersebut. Selain itu, Saudi juga berkomitmen untuk bekerja sama dengan sekutu AS guna menghadapi kebijakan dan agresifitas Iran.”

Strategi baru Trump terhadap Iran disebut-sebut lebih ketat lagi. Yaitu upaya menghentikan kesepakatan nuklir Iran, mendesak sanksi baru terhadap Garda Revolusi Iran, serta larangan program rudal balistik yang tidak tercakup dalam kesepakatan.

Sementara itu, strategi Trump tersebut baru mendapat dukungan dari Israel, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain saja. Sedangkan negara-negara seperti Rusia, Prancis, Jerman, Inggris dan Uni Eropa, masih berpegang pada kesepakatan nuklir Iran. (whc/dakwatuna)

Sumber: Al-Jazeera

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra

William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma’had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.

Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma’had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Adu Kuat Arab Saudi dan Iran, Siapa Menang?