Topic
Home / Berita / Nasional / KAMMI Desak ASEAN Menekan Pemerintah Myanmar

KAMMI Desak ASEAN Menekan Pemerintah Myanmar

Pengungsi Rohingya di Perbatasan Bangladesh (ACT)

dakwatuna.com – Kekerasan yang menewaskan ratusan orang kembali terjadi sejak Sabtu (26/8/2017) terhadap etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar. Kekerasan tersebut dilakukan oleh Militer Myanmar dengan dalih menumpas kelompok militan Rohingya.

Selain menewaskan ratusan orang, kekerasan tersebut membuat ribuan orang Rohingya melarikan diri ke perbatasan Bangladesh. Ketika ribuan etnis Rohingya berusaha menyelamatkan diri ke Bangladesh, Negara itu justru memblokade akses masuk bagi mereka yang hendak mengungsi.

Oleh karena itu Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Karawang mengecam kekerasan dan pembantaian yang dilakukan oleh militer Myanmar tersebut.

Selain itu KAMMI Karawang yang diketuai Arief Riyanto, menuntut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bertindak cepat dan tegas atas kasus ini.

“Mendesak Negara-negara ASEAN untuk melakukan peninjauan kembali prinsip non-intevention dari ASEAN dan kompak untuk menekan Pemerintah Myanmar dan menampung pengungsi Rohingya”, lanjut Arief

KAMMI Karawang juga mengajak seluruh umat Muslim di Indonesia khususnya Kabupaten Karawang untuk tak hentinya mendoakan dan membantu saudara kita sesama umat muslim di Rohingya, Myanmar.

“Pernyataan sikap ini disampaikan karena didorong oleh keimanan dan kecintaan KAMMI Karawang terhadap sesama saudara muslim di Rohingya, Myanmar”, tutup Arief.

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Misi PBB: Militer Myanmar Bakar Anak Rohingya Hidup-Hidup

Figure
Organization