Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Krisis Timur Tengah, Terorislah yang Jadi Pemenang

Krisis Timur Tengah, Terorislah yang Jadi Pemenang

Ilustrasi solidaritas Teluk, bertuliskan “Kekuatan kami ada pada persatuan kami”. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Surat kabar harian Daily Telegraph pada headlinenya mengomentari krisis diplomatik antara beberapa negara Teluk dengan Qatar. Bahkan dikatakan itu terjadi di waktu yang terburuk bagi Barat. Di mana Barat yakin bahwa kekalahan ISIS merupakan prioritas yang mendesak di Kawasan ini.

“Arab Saudi dan sekutunya menuding Qatar telah mendukung organisasi teroris seperti ISIS, serta melakukan intervensi atas urusan dalam negeri negara Arab lainnya.”

Selanjutnya, surat kabar yang terbit di Inggris itu melaporkan, langkah ketat yang diberlakukan Arab Saudi dan sekutunya terhadap Qatar, merupakan respon atas upaya Qatar yang menjalin hubungan dengan Iran. Sebagaimana diketahui, Iran merupakan musuh bagi Arab Saudi.

Terlepas dari itu, Arab Saudi dan sekutunya juga menuding Qatar telah mendukung organisasi teroris seperti ISIS dan melakukan intervensi atas urusan dalam negeri negara Arab lainnya.

Lebih lanjut, disebutkan bahwa kekhawatiran yang ditimbulkan dari krisis ini adalah berkurangnya kemampuan Koalisi Teluk dalam memerangi ISIS. Karena Qatar memiliki beberapa pangkalan udara yang dapat digunakan untuk kampanye udara melawan ISIS di Irak dan Suriah.

Laporan Daily Telegraph ini diakhiri dengan mengatakan, Arab Saudi dan sekutunya mungkin memiliki keluhan. Tapi, langkah yang mereka tempuh jelas berpengaruh buruk terhadap upaya koalisi dalam memerangi ISIS, yang bahkan Barat melihat adanya hasil yang sebaliknya. Yaitu teroris lah yang akan menang jika sebagian negara teluk itu tidak segera menyelesaikan masalahnya dengan Qatar. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera.net

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Qatar Tantang Ancaman Militer dari Arab Saudi

Figure
Organization