Home / Berita / Internasional / Asia / Gelar Konpers Bersama, Edogan-Putin Umumkan Penguatan Kerjasama

Gelar Konpers Bersama, Edogan-Putin Umumkan Penguatan Kerjasama

Presiden Rusia menggelar konferensi bersama saat menerima kunjungan Presiden Turki. (aljazeera.com)

dakwatuna.com – Moskow. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, bersama Presiden Rusia, Vladimir Putin, menegaskan untuk memperkuat kerjasama ekonomi di antara kedua negara. Selain itu, mereka juuga sepakat untuk memperkuat kerjasama militer untuk memberantas ISIS di Suriah, serta optimisme Rusia terkait solusi krisis Suriah.

Dalam sebuah konferensi pers bersama pada Jumat (10/03/2017) kemarin, Presiden Putin mengatakan, negaranya sedang berupaya membangun program ekonomi, dan memperkuat peran Turki sebagai pintu gerbang Eropa.

Presiden Putin juga mengungkapkan harapannya untuk bekerjasama dengan Turki dalam berbagai bidang, utamanya bidang energi. Sedangkan terkait perdagangan kedua negara, menurut Putin, telah terjadi penurunan sebanyak 32% akibat dari ketegangan yang disebabkan oleh ditembak jatuhnya pesawat Rusia oleh Turki pada 2015 lalu.

Sementara itu, Presiden Erdogan mengatakan bahwa dirinya berupaya untuk memperkuat hubungan dengan Rusia. Terutama dalam bidang ekonomi. Erdogan juga berharap akan solusi atas berbagai permasalahan yang menghambat perkembangan hubungan kedua negara, serta peningkatan perdagangan sebanyan $100 milyar.

Terkait krisis Suriah, Presiden Rusia menyatakan optimismenya untuk menemukan solusi atas krisis itu. Putin juga menyebutkan beberapa faktor dan kontradiksi yang menghambat tercapainya solusi.

Lebih lanjut, Putin juga menyampaikan upaya yang dilakukan negaranya dengan Turki, untuk memperpanjang masa gencatan senjata. Serta terus melakukan perundingan terkait solusi krisis Suriah tersebut.

Putin juga menyeru negara-negara lain untuk turut berperan dalam mewujudkan penyelesaian krisis, di antaranya Amerika Serikat.

Sedangkan Erdogan menegaskan, kerjasama secara menyeluruh antara Turki dan Rusia dalam hal militer guna memerangi ISIS dan memberantasnya dari bumi Suriah. Tujuannya, menurut Erdogan, adalah agar para pengungsi dapat kembali ke negeri mereka. Erdogan juga menegaskan bahwa negaranya adalah yang paling keras melawan ISIS. (whc/aljazeera/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Seminar Nasional Kemasjidan, Masjid di Era Milenial

Organization