Topic
Home / Berita / Nasional / Ketua MPR: Menginginkan Pemimpin Muslim Bukan Rasis, tapi Hak

Ketua MPR: Menginginkan Pemimpin Muslim Bukan Rasis, tapi Hak

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan. (okezone.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan menegaskan bahwa jika umat islam menginginkan pemimpin muslim, itu bukan tindakan rasis.

“Ingin pemimpin Muslim kok malah dibilang rasis, kalau umat Islam ingin gubernur yang Islam bukan rasis, itu hak,” kata Zulkifli, dikutip dari republika.co.id

Menurut Zulkifli, salah satu tindakan yang bisa dikatagorikan sebagai tindakan rasis adalah jika ada orang yang dilarang untuk mencalonkan diri. Pasalnya, pelarangan itu merupakan pelanggaran terhadap demokrasi, tapi persoalan kriteria pemilih jelas terserah pemilih itu sendiri.

Ia merasa, tuduhan rasis itu sangat aneh, mengingat siapa saja memiliki hak untuk memilih pemimpin yang diinginkan, sesuai kriteria yang diinginkan. Zulkifli memberi contoh, jika seseorang senang dengan satu calon karena sedaerah orang itu jelas tidak rasis, itu haknya.

“Misalnya ada calon dari masing-masing daerah, lalu ada yang diajak memilih calon yang sedaerah, bagaimana mungkin itu rasis, itu hak,” ujar Zulkifli.

Sebagaimana pernah disampaikan oleh Ketua KPUD DKI Sumarno bahwa ajakan pemuka agama, baik ulama maupun pendeta kepada jamaahnya untuk memilih salah satu calon gubernur DKI 2017 bukan termasuk SARA.

“Ajakan pemuka agama (ulama) kepada umat yang seagama untuk memilih atau tidak memilih pemimpin (muslim/non muslim) bukan termasuk SARA,” kata Sumarno, sebagaimana dilansir teropongsenayan.com

“Jadi, boleh-boleh saja. Asal tidak disertai dengan hasutan atau permusuhan terhadap penganut agama lain,” terang Sumarno. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Imigran Muslim, Akankah Mengubah Wajah Barat di Masa Depan?

Figure
Organization