Topic
Home / Berita / Nasional / (Video) “Saya Menyerah Pada Poligami”

(Video) “Saya Menyerah Pada Poligami”

dakwatuna.com – Jakarta. Netizen dibuat menangis dengan sebuah video kisah seorang istri yang tidak sanggup dirinya di poligami. Video yang diunggah oleh akun Facebook Ana Abdul Hamid itu mengisahkan isi hatinya yang merasa kecewa dan sakit saat sang suami memutuskan untuk menduakannya.

Tak hanya di akun media sosial Facebook, Ana juga mengunggah videonya ke laman berbagi video Youtube. Ribuan netizen pun berbagi video tersebut dan lebih dari 100 netizen lainnya mengomentari.

Di dalam video itu, Ana, seorang istri yang sedang memasuki masa pernikahan ke-5 tahun merasakan rasa kecewa dan sakit hati karena dirinya mengaku tidak sanggup untuk diduakan.

Ana mengatakan, jika satu saja cukup mengapa seorang suami harus berpoligami. Namun, dirinya mengungkapkan, bahwa pengunggahan video tersebut bukan berarti dirinya menentang poligami yang justru sudah ada hukumnya di dalam Alquran.

“Maaf, saya bukan menentang hukum Allah yang memperbolehkan seorang laki-laki memiliki istri dari satu. Saya hanya mengutarakan perasaan saya dan mungkin mayoritas perempuan yang ‘tidak siap’ berbagi akan tetapi ‘terpaksa’ untuk berbagi,” tulis muslimah yang kini sedang mengandung anak ke-3 itu.

“Sedih nontonnya..yg sabar Ana,,smga Allah slalu menguatkan hatinya,,” tulis
Akun Rahmiati Harun.

Akun lainnya juga mendoakan agar Ana diberi kesabaran. “Subhanallah. Anaaaa… miss you say. Yang sabar yah… Insyaallah diberikan yang terbaik. Aamiin,” tulis akun Aulia Khumaerah.

Tidak hanya komentar yang memberi doa motivasi, tetapi ada pula yang memberi nasihat tentang poligami.

“Asal jgn salahkn atw benci poligami, krn itu adlh hukum Tuhan, jk ad istri yg tdk nyman/tersakiti itu bkn krn hukum poligami tp oleh pelaku poligami yg mungkn blum mampu berbuat adil atw memberi kenyamann pd smua istrix..,” tulis Icchank Sharank Shiva.

Senada dengan akun Icchank Sharank Shiva, akun Fadhli Maulana Sapawie juga menulis jika ada yang salah maka bukan hukum poligaminya yang salah.

“Mudah2an tidak cerai.. Kalau sudah cerai rujuk kembali. Kalau poligami membawa nestapa, yg salah berarti pelakunya. Coba dibicarakan baik2 dan dicari win-win solutionnya. Kuatkan lagi komitmen suami untuk bisa adil sesuai syariat. Istri juga mencoba terus ikhlas, surga insya Allah. Semoga semakin sakinah, mawaddah, wa rahmah.. Aamiin,” tulisnya.

Selain di Facebook, komentar pun berdatangan di Youtube. Seorang netizen berakun Heri Iskandar menyayangkan sikap Ana yang mengumbar masalah keluarga di media sosial. “Berlebihan. Untuk apa masalah keluarga diumbar?” tulisnya.

Sampai berita ini dimuat video yang diunggah di Facebook sudah dilihat sebanyak 116.860 kali, sementara di Youtube sudah 3.056 kali. (abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Manipulasi Esemka

Figure
Organization