Topic
Home / Berita / Nasional / PKPU – Walikota Langsa Rencanakan Pembangunan Pemukiman Rohingya

PKPU – Walikota Langsa Rencanakan Pembangunan Pemukiman Rohingya

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Tim PKPU saat berkunjung ke kantor Walikota Langsa, Usman Abdullah. .‎(sasa/kis/pkpu)
Tim PKPU saat berkunjung ke kantor Walikota Langsa, Usman Abdullah. .‎(sasa/kis/pkpu)

dakwatuna.com – Aceh.  Dengan mendaratnya pengungsi Rohingya  asal Myanmar di Aceh, yang terkatung-katung berbulan-bulan di laut. Saat ini mereka telah mendapatkan perhatian dari masyarakat Aceh khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya.‎ Terutama pengungsi rohingya di Langsa.

Setelah sebelumnya berhasil mendirikan dua barak bagi para pengungsi Rohingnya di Kuala Langsa lalu, Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU kembali merencanakan pembangunan di daerah pengungsian tersebut.

Namun, kali ini pembangunan direncanakan akan lebih besar dari sebelumnya. Oleh karena itu, pada Selasa (30/06/2015), PKPU yang terdiri dari Deputy Direktur Jaringan dan Aliansi Startegis (JAS) Sri Adi Bramasetia, Manager DRM Kaimudin dan Kepala Cabang PKPU Aceh Rohandi melakukan kunjungan ke kantor Walikota Langsa, dan terima langsung Walikota Usman Abdullah, untuk membahas rencana ini.

Adapun rencana pembangunan pemukiman baru bagi 270 pengungsi Rohingya ini disambut baik oleh Pemerintah Kota Langsa. Mereka juga ingin membantu PKPU dengan menyediakan 6 Ha tanah untuk berbagai fasilitas, seperti rumah, sekolah, masjid, klinik, aula, tempat bermain, serta fasilitas lengkap pendukung lainnya.

PKPU akan segera menyiapkan master plan untuk memulai pembangunan pemukiman ini agar kegiatan ini dapat terealisasi sehingga para pengungsi Rohingya asal Myanmar dapat hidup dengan layak seperti warga dunia lainnya.‎(sasa/kis/pkpu/sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar

Lihat Juga

Tujuh Kompleks Pengungsi Sulteng Diresmikan ACT

Figure
Organization