Home / Berita / Internasional / Asia / Ternyata Bantuan Tsunami Australia Tidak Sebesar Jumlah yang Diungkit Abbott

Ternyata Bantuan Tsunami Australia Tidak Sebesar Jumlah yang Diungkit Abbott

Gerakan Koin untuk Australia, mengolok-olok PM Tony Abbott (gresnews.com)
Gerakan Koin untuk Australia, mengolok-olok PM Tony Abbott (gresnews.com)

dakwatuna.com – Australia. Pernyataan PM Asutralia, Tony Abbott, yang mengungkit-ungkit bantuan Australia untuk korban tsunami di Aceh guna membatalkan hukuman mati untuk dua warga negaranya telah menimbulkan ketegangan dalam hubungan dua negara yang bertetangga.

Selain menuai kecaman baik di Indonesia maupun di Australia, pernyataan Abbott tersebut mendorong sejumlah pihak untuk membuka-buka kembali laporan terkait penyaluran bantuan tsunami Aceh yang katanya berjumlah 1 miliar dolar AS tersebut.

Sebagaimana dilansir dari laman media Australia, ABC, tanggal 20 Agustus 2005, dalam berita yang melibatkan pembaca, Bank Dunia menyatakan bahwa bantuan Pemerintah Australia tersebut gagal mencapai sasaran utamanya.

Dalam sebuah pertemuan, manajer bantuan multi donor Bank Dunia untuk Aceh dan Sumatera Utara menyatakan bahwa kontribusi Australia ternyata baru seperdelapan dari total 1 miliar dolar AS yang dijanjikan.

Dari 1 miliar dolar AS komitmen Australia itu, setengahnya (500 juta dolar AS) bentuknya berupa pinjaman lunak ke Pemerintah Indonesia yang mempunyai opsi mengambil atau tidak pinjaman tersebut, berdasarkan kebutuhan riilnya.

Sementara setengah sisanya, 500 juta dolar AS, hanya seperempat (125 juta dolar AS) yang disalurkan untuk korban tsunami Aceh, dan sisanya dialokasikan untuk program-program strategis bersama Indonesia-Australia tetapi tidak untuk Aceh. Di antaranya adalah program beasiswa, pelatihan menghadapi bencana, dan proyek-proyek pemerintah lainnya. (abc/rem/dakwatuna)

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Putra Syaikh Salman Audah Sebut Ayahnya Terancam Hukuman Mati

Organization