Topic
Home / Berita / Nasional / Terbongkarnya Penyebab Utama Banjir di Jakarta

Terbongkarnya Penyebab Utama Banjir di Jakarta

Foto udara banjir jakarta (Foto: viva.co.id)
Foto udara banjir jakarta (Foto: viva.co.id)

dakwatuna.com – Jakarta.  Banjir seolah-olah sudah menjadi langganan di ibukota Jakarta. Setiap datang musim penghujan, beberapa wilayah yang menjadi langganan banjir kerap terendam hingga mencapai atas rumah.

Selama ini yang kerap dituduh menjadi biang keladi penyebab banjir adalah sampah dan pendangkalan sungai ciliwung yang mengalir ditengah-tengah Ibu Kota ini.

Namun hasil temuan dari Indonesia Water Institute menyatakan bahwa salah satu penyebab utama Ibu Kota selalu diterjang banjir adalah karena cepatnya penurunan permukaan tanah.

Indonesia Water Institute menjelaskan permukaan tanah Jakarta menurun 4-5 meter per tahun. Bahkan di beberapa wilayah, kontur tanah turun hingga 28 meter per tahun. Penyebab utamanya karena pemakaian air tanah secara berlebihan.

“Ya, kita tahu permukaan tanggul yang dibuat guna menahan banjir pun otomatis ikut turun seiring penurunan muka daratan tersebut. Tanggul bisa retak dan kemudian jebol,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Water Institute, Firdaus Ali, Rabu (21/1/15).

Ia mengaku sudah berkali-kali mengirimkan surat kepada Pemerintah Provinsi Jakarta,  agar segera mengatasi dan mencari solusi masalah tersebut. “Sayangnya sampai sekarang respon tersebut berjalan lambat,” tutur Firdaus.

Pengajar Fakultas Tekhnik Lingkungan UI ini berkata, salah satu solusi untuk menekan menurunnya permukaan tanah adalah dengan menghemat pemakaian air bersih. “Agar kontur tanah tidak semakin menurun, karena untuk mendapatkan air bersih tanah harus digali sangat dalam. Hal ini tentu saja berpengaruh terhadap penurunan kontur tanah. Kalau tanahnya turun, otomatis banjir mudah sekali datang,” katanya.

Ia mengungkapkan, saat ini masyarakat Jepang dan Belanda sudah menggunakan teknologi polder dan resevoar (drainase bawah tanah) untuk mengalirkan air ke laut. Tujuannya untuk menghalau banjir.

Namun untuk membuat sistem ini di Jakarta, harus didukung dengan tanggul yang kuat guna menahan air. Kontur tanahnya pun harus kuat. “Maka penting bagi pemerintah dan dibantu oleh masyarakat, untuk memperhatikan hal ini. Dengan kerjasama yang cukup solid, saya rasa banjir Jakarta akan lebih mudah diatasi,” tutup dia. (ROL/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Halal Bihalal Salimah bersama Majelis Taklim dan Aa Gym

Figure
Organization