Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Satelit Tangkap Gambar Pesawat di Tengah Hutan, Inikah MAS MH370?

Satelit Tangkap Gambar Pesawat di Tengah Hutan, Inikah MAS MH370?

Gambar satelit yang berhasil ditangkap seorang mahasiswa Taiwan - Foto: Tomnod/EPN
Gambar satelit yang berhasil ditangkap seorang mahasiswa Taiwan – Foto: Tomnod/EPN

dakwatuna.com – Kuala Lumpur.  Gambar satelit yang berhasil ditangkap seorang mahasiswa asal Taiwan menunjukkan keberadaan sebuah pesawat misterius di tengah hutan. Muncul spekulasi dan dugaan bahwa pesawat misterius tersebut adalah pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hingga kini masih hilang.

Seperti dilansir Daily Mail, Rabu (19/3/2014), gambar satelit tersebut tertangkap melalui situs Tomnod yang meng-upload gambar citra satelit pada area pencarian seluas 24 ribu kilometer persegi. Siapa saja bisa mendaftar pada situs tersebut dan kemudian membantu pencarian MAS MH370 yang hilang kontak sejak 8 Maret lalu.

Gambar satelit pesawat misterius tersebut ditemukan oleh seorang mahasiswa jurusan sains dari Nan Kai University of Technology di Taiwan. Tidak disebutkan lebih lanjut nama mahasiswa tersebut.

Kevalidan gambar tersebut belum bisa diverifikasi, sedangkan wilayah atau lokasi gambar tersebut diambil juga tidak diketahui pasti. Hanya terlihat sosok bentuk pesawat dengan warna dominan putih yang berada di antara pepohonan yang tampak seperti hutan.

Media Taiwan, China Times melaporkan bahwa gambar pesawat misterius tersebut memiliki nomor peta Map654342 dan telah dikirimkan ke pihak pengelola Tomnod untuk dicari lokasinya lebih lanjut.

Tertangkapnya gambar pesawat misterius ini dikaitkan dengan laporan sejumlah warga desa di Malaysia mengklaim melihat sebuah pesawat terbang rendah menuju ke arah timur laut. Ada sedikitnya 9 orang, termasuk nelayan dan petani di Kelantan, Malaysia yang melaporkan melihat cahaya di angkasa serta mendengar suara bising seperti mesin di udara.

Laporan lain soal dugaan pesawat MAS MH370 terbang rendah disampaikan oleh sejumlah warga di sebuah pulau terpencil di Dhaalu Atoll, Maladewa yang ada di tengah Samudera Hindia. Warga setempat mengaku melihat pesawat dengan ukuran jumbo terbang sangat rendah di atas pulau tempat tinggal mereka

Keterangan-keterangan tersebut sesuai dengan kesimpulan penyelidik yang mengungkapkan bahwa pesawat MAS MH370 sengaja terbang rendah untuk menghindari radar, setelah pesawat terbang memutar dan berbelok ke arah barat, jauh melenceng dari rute seharusnya menuju ke Beijing, China.

Tomnod merupakan produk dari perusahaan satelit Digital Globe yang memperbolehkan penggunanya untuk membantu misi pencarian via satelit bagi setiap insiden dunia. Cara kerja situs ini disebut juga online crowdsourcing, yakni dengan mengalokasikan setiap penggunanya dengan gambar citra satelit suatu wilayah yang masuk dalam misi pencarian.

Pengguna bisa memperbesar gambar citra satelit tersebut dan menelusurinya sedikit demi sedikit. Jika pengguna berhasil menemukan suatu hal atau benda mencurigakan, maka mereka bisa menandai lokasi tersebut dan kemudian melaporkannya ke pengelola Tomnod. Foto citra satelit dari Tomnod diambil dari ketinggian 400 mil (643 km) dari permukaan bumi dan bisa menangkap detail hingga ukuran sekecil titik penalti pada sebuah lapangan bola.

Masih belum bisa dipastikan apakah gambar pesawat misterius yang ditangkap mahasiswa Taiwan tersebut memang MAS MH370 yang kini tengah dicari oleh 26 negara. Sejumlah komentar pengguna internet memiliki pendapat lain dengan menyebut bahwa gambar pesawat dari Tomnod tersebut menunjukkan adanya warna di bagian ekor pesawat yang tentunya lebih menyerupai badan pesawat maskapai Australia, Qantas daripada MAS. (detik/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Arab Saudi Luncurkan Dua Satelit Luar Angkasa

Figure
Organization